BERAU TERKINI – Langkah mengejutkan datang dari politisi senior Berau, Madri Pani. Mantan Ketua DPRD Berau sekaligus calon bupati periode 2024–2029 itu resmi mengundurkan diri dari keanggotaan DPD Partai NasDem Berau.
Kabar itu mencuat setelah beredar surat pengunduran diri yang ditandatangani Madri Pani pada 3 September 2025. Dalam surat tersebut, ia menegaskan mundur sepenuhnya dari keanggotaan partai besutan Surya Paloh itu.
Saat dikonfirmasi, Madri menampik adanya konflik internal. Menurutnya, keputusan itu lahir dari kesadaran pribadi bahwa dirinya tak lagi berkontribusi bagi partai.
“Saya sekarang orang biasa. Saya takut hanya menjadi beban bagi partai,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Ia menyebut sudah berkomunikasi langsung dengan Ketua DPD Partai NasDem Berau, Dedy Okto Nooryanto, sebelum menyampaikan sikapnya.
Nama Madri sendiri cukup lekat panggung politik Bumi Batiwakkal. Ia pernah dipercaya menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) NasDem pada 2024, serta terpilih menjadi Ketua DPRD Berau periode 2019 berkat dukungan dari daerah pemilihan 4.
Namun, meninggalkan NasDem bukan perkara mudah baginya.
“Ini keputusan sulit. NasDem partai besar dengan banyak kader hebat. Saya bersyukur pernah bergabung, banyak ilmu yang saya dapat,” ungkapnya.
Lantas, ke mana arah langkah politik Madri setelah ini? Beberapa isu mengaitkannya dengan Gerindra. Namun, ia buru-buru menampiknya. Untuk saat ini, kata dia, fokusnya beralih ke kebun pribadinya di Kampung Gurimbang.
“Belum ada. Paling berkebun, karena saya suka lihat tanaman. Juga ngobrol dengan masyarakat,” katanya.
Dengan status tanpa parpol, Madri mengaku bisa lebih bebas berinteraksi dengan masyarakat tanpa embel-embel politik.
Selama ini, setiap kedekatannya dengan warga sering dikaitkan dengan kepentingan politik. Padahal, ia menegaskan memang gemar bergaul.
“Saya memang dari dulu suka bergaul siapapun,” pungkasnya (*)
