BERAU TERKINI – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang Idulfitri 2026 menjadi perhatian serius di Kabupaten Berau.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata didorong untuk tidak menunda pendataan menyeluruh sebagai bahan evaluasi sektor pariwisata.

Langkah ini dianggap penting untuk mengetahui secara pasti dampak meningkatnya aktivitas wisata, sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih terarah ke depan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menilai periode pasca Lebaran merupakan waktu yang ideal untuk melakukan evaluasi berbasis data.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah.

Menurutnya, tingginya angka kunjungan harus diikuti dengan pencatatan yang rinci dan akurat.

“Setelah Idulfitri kita perlu data yang jelas. Berapa jumlah wisatawan, destinasi mana yang paling banyak dikunjungi, hingga dampaknya terhadap pelaku usaha lokal,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Arman menegaskan, tanpa dukungan data yang kuat, pengembangan sektor pariwisata akan sulit berjalan maksimal.

Selain itu, pendataan juga berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul selama masa libur.

Mulai dari kepadatan pengunjung, keterbatasan fasilitas, hingga potensi kerusakan lingkungan di lokasi wisata menjadi hal-hal yang perlu dicermati secara serius.

“Dengan data yang lengkap, kita bisa tahu apa yang perlu diperbaiki. Apakah infrastrukturnya sudah cukup atau masih kurang. Ini penting sebagai persiapan menghadapi lonjakan wisatawan berikutnya,” jelasnya.

Arman juga mendorong adanya kolaborasi dalam proses pendataan.

Menurutnya, keterlibatan pengelola destinasi, pelaku usaha, serta masyarakat setempat akan membuat data yang diperoleh lebih komprehensif.

Ia pun berharap hasil pendataan tersebut tidak hanya berakhir sebagai laporan, tetapi benar-benar dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan strategis.

“Data itu harus ditindaklanjuti. Dari situ lahir langkah konkret agar pariwisata Berau bisa terus berkembang dan tertata lebih baik,” pungkasnya. (*/Adv)