BERAU TERKINI – Polemik pengadaan mobil dinas mewah Rp8,5 miliar berujung video permohonan maaf Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Video itu diunggah di akun instagram pribadinya @h.rudymasud yang dikolaborasikan dengan akun @pemprov_kaltim.
Video tersebut diunggah sekira tiga jam lalu oleh Gubernur Harum, menggunakan suara latar dan gambar dirinya sedang pidato.
Di video berdurasi 1.05 menit itu, Gubernur Harum menyatakan telah membatalkan rencana untuk menggunakan mobil dinas mewah telah dibeli pemerintah 2025 lalu.
“Kami membatalkan untuk menggunakan mobil dinas itu,” kata Harum dalam penyampaiannya.

Keputusan itu diambil setelah publik dari daerah hingga nasianal ramai memberikan respons berupa kritik terhadap kebijakan belanja itu.
Pun dirinya telah menerima saran dan masukan dari berbagai pihak untuk tak menggunakan kendaraan mewah tersebut sebagai kendaraan dinasnya.
“Ini setelah mendapatkan kritik dan saran dari publik Kaltim,” ucapnya.
Dia menyatakan juga, keputusan tersebut tak akan memengaruhi segala tanggungjawab pembangunan yang ia emban sebagai orang nomor satu di Kaltim.
Demikian pula proses pelayanan publik yang juga mesti berjalan optimal kendati dirinya belum menerima kendaraan dinas dari Pemprov Kaltim.
“Teriring permohonan maaf kami, di bulan ramadan yang penuh magfirah ini,” ujar Harum.
Ia menganggap narasi kritik yang disampaikan oleh publik, merupakan narasi kritik yang konstruktif untuk kebaikan Kaltim ke depan.
“Kritik ini semoga bisa membersamai kami membawa Kaltim sukses menuju generasi emas,” ungkap dia.
Dia menegaskan, langkah yang dia ambil saat ini merupakan wujud sejati pemimpin yang mampu menangkap kritik rakyatnya menjadi keputusan pemerintah.
