BERAU TERKINI – Presiden Prabowo Subianto memberikan klarifikasi langsung terkait angka Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang terlihat menurun. Di hadapan para bupati, ia meminta pemerintah daerah untuk bersabar.

Klarifikasi ini disampaikannya saat berpidato dalam acara APKASI Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (28/8/2025) kemarin.

Seperti diketahui, alokasi TKD dalam RAPBN 2026 tercatat sebesar Rp 650 triliun, atau turun sekitar 29 persen dibandingkan alokasi dalam APBN 2025 yang mencapai Rp 919,9 triliun. Angka inilah yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo secara khusus meminta para kepala daerah untuk tidak resah terlebih dahulu.

“Saya minta para Bupati sabar,” ungkap Prabowo.

Ia menegaskan bahwa dana untuk daerah pada dasarnya tidak mengalami pemotongan. Menurutnya, yang terjadi hanyalah perubahan skema atau cara penyaluran dana dari pemerintah pusat ke daerah.

“Tidak dikurangin,” tegasnya.

Presiden menjelaskan, dalam skema baru nanti akan ada mekanisme penyaluran langsung dan tidak langsung. Ia menjamin bahwa manfaatnya akan tetap dirasakan oleh rakyat di daerah dan akan ada kucuran dana yang lebih besar pada saatnya.

“Percaya sama saya saudara-saudara,” tutupnya. (*)