BERAU TERKINI – MF Batiwakkal kembali bersinar dengan merebut gelar juara turnamen futsal open Ramadan Cup All Star Apparel Samarinda Season II.
Membawa nama Berau, MF Batiwakkal membuktikan bila gairah kompetisi tak pernah padam meski berasal dari ujung utara Kalimantan Timur.
Dalam kompetisi dengan sistem gugur, klub yang dibesarkan Muhammad Furqan ini mengikuti kompetisi dengan capaian terukur.
Lawannya tak pun mudah. Berasal dari ibu kota yang lebih dulu kenal olahraga 5v5 ini.
Tiga klub asal Samarinda dibuat tunduk oleh Subhan CS pada babak penyisihan.
Di babak semifinal, giliran klub asal Kutai Barat yang harus mengakui kekuatan MF Batiwakkal.

Di partai final, MF Batiwakkal bertemu JB Putra Delta asal Kutai Kartanegara.
Lagi-lagi, MF Batiwakkal buat tim asal Tenggarong itu tersungkur.
Dalam laga final itu, MF Batiwakkal keluar sebagai juara usai menang dengan skor 4-8.
Saat bercerita kepada Berauterkini, Furqan mengatakan turnamen ini merupakan kali pertama dirinya membawa nama MF Batiwakkal.
Tak ciut, justru semangat skuad asuhannya yang didominasi pemain profesional itu semakin keras dan kuat menundukkan pemain asal ibu kota.
Menurutnya, kemenangan ini sebagai pembuktian bila klub yang berasal dari daerah bisa unjuk gigi dengan penuh percaya diri.
“Ini pertama kali kami ikut turnamen, alhamdulillah langsung juara,” ucapnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menyebut kompetisi itu tak kaleng-kaleng. Sebab, banyak tim yang harus gugur di masa administrasi karena kuota terpenuhi.
Kompetisi futsal yang selalu dinantikan setiap Ramadan tiba.
“Kami tidak mau setengah-setengah kalau sudah turun, harus all-in,” ucapnya.
Kemenangan ini pun menambah jajaran koleksi piala bergengsi yang dijejer rapi di lemari klub.
Sebab, awal Januari lalu, MF Batiwakkal juga meraih juara I di MF Futsal Championship 2026.
“Kami akan terus mencari kompetisi untuk mengumpulkan prestasi tim,” kata dia.
Furqan mengatakan, tak menutup kemungkinan liga Ramadan seperti ini juga bisa digelar di Berau.
Dengan antusias yang tinggi dan banyaknya pemain bertalenta Bumi Batiwakkal, ia yakin pertandingan itu akan mencuri perhatian publik.
“Tinggal dari pengurus futsalnya saja, kalau kami pasti siap ikut berkompetisi,” ucapnya.
Bila diberikan kesempatan dan waktu, ia akan kembali ke Berau untuk memberikan turnamen dengan kemasan profesional yang akan melibatkan pemain kelas wahid.
“Semoga ada jalannya, ini semua bisa kalau dapat dukungan serius,” tegasnya. (*)
