BERAU TERKINI – Lewat komunitas Pushbike Berau Sanggam, anak-anak usia 2-11 tahun kini memiliki wadah untuk menyalurkan hobi dan bakat.
Nama komunitas ini adalah “Pushbike Berau Sanggam” namun lebih dikenal dengan sebutan pushbike Berau.
Komunitas ini terbentuk sejak November 2024 dan berlangsung hingga sekarang.
Pushbike Berau merupakan sebuah Komunitas Tanpa Pedal yang khusus diisi oleh anak-anak usia 2,5 tahun sampai 11 tahun.
Ketua Komunitas Pushbike Berau, Era mengatakan awal terbentuknya komunitas adalah ketika Ikatan Sport Sepeda Indonesia atau ISSI mengadakan kompetisi balap sepeda di bulan Oktober 2024 lalu.
Saat itu, kompetisi balap sepeda menghimpun peserta sepeda tanpa pedal yang berjumlah belasan peserta yang berasal dari Samarinda dan Balikpapan yang sudah lebih dulu membentuk Club Pushbike.
“Dari merekalah kami para peserta yang berasal dari Berau memiliki semangat yang sama ingin membentuk Komunitas Pushbike seperti yang ada di luaran sana,” ujar Era.
Menurutnya, terbentuknya komunitas ini adalah untuk mengumpulkan anak-anak yang memiliki minat di dunia olahraga dini, khususnya pushbike.
Komunitas ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu untuk bermain dan bersosialisasi juga agar hobi dan bakat mereka tersalurkan lewat Komunitas Pushbike ini.
Saat ini, anggota Komunitas Pushbike Berau sudah berjumlah 60 anak yang tersebar hingga di Talisayan dan Tanjung Batu.
Untuk bergabung menjadi member pushbike Berau ini ada beberapa persyaratan yang harus diisi melalui tautan yang disediakan di Instagram pushbike Berau.

Komunitas ini biasa melakukan latihan bersama di halaman parkir Kakaban Aquatic Berau. Selain bersepeda, komunitas ini berkumpul untuk melakukan latihan konsentrasi dan fisik.
“Biasanya yang kita lakukan berkumpul bersama anak-anak untuk melakukan aktivitas latihan konsentrasi dan latihan fisik sebelum memulai bermain sepeda,” jelasnya.
Era menjelaskan sudah menyelenggarakan sekitar 5 acara selama komunitas ini berdiri, salah satunya fun race khusus komunitas hingga open race yang dihadiri oleh komunitas dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Selatan.
Ia mengatakan dengan adanya komunitas ini, pihaknya jadi mempunyai keluarga baru dan untuk anak-anak sendiri bisa bersosialisasi dengan teman sebayanya.
“Untuk dukanya sendiri enggak ada yang berarti ya hanya kita belum punya tempat latihan khusus yang cukup luas,” ungkapnya.
Ia berharap agar Komunitas Pushbike Berau ini semakin dikenal sehingga banyak yang tertarik dan bergabung di dalamnya.
“Harapannya semoga komunitas ini semakin di kenal sehingga semakin banyak member yang ikut bergabung dan merasakan manfaat baik bergabung dengan pushbike,” tutupnya.
