“Ini Adalah Kesempatan Besar Untuk Berkembang”
TANJUNG REDEB – Keluar dari zona nyaman dan menghadapi hal-hal baru, seringkali menjadi kunci keberhasilan dan pertumbuhan pribadi. Ini yang tengah dirasakan dua anak muda Bumi Batiwakkal, Divano Mahendra Riantana dan Nuryanti Wulandari.
Keduanya kini adalah Putra-Putri Duta Wisata Kabupaten Berau 2025 yang terpilih pada Grand Final pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata di Ballroom SM Tower, Tanjung Redeb, Sabtu (17/5/2025).
Divano, pemuda yang lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada 18 Oktober 2002, tidak pernah menyangka bahwa ia akan menjadi bagian dari sejarah pariwisata Berau. Setelah menetap di Sambaliung pada 2023 dan bekerja di Dinas Perhubungan Berau, kecintaannya terhadap Bumi Batiwakkal semakin dalam.
“Berau itu rumah kedua saya. Saya ingin menjadi bagian dari mereka yang memperkenalkan potensi luar biasa yang dimiliki daerah ini,” ujarnya bangga.
Sebagai lulusan Akademi Pelayaran Surakarta 2023, Divano mengaku tak pernah membayangkan akan berpartisipasi di ajang seperti ini. Namun, kecintaannya akan traveling dan ketertarikan pada dunia pariwisata Berau mengubah segalanya.
“Awalnya, saya hanya suka melihat kegiatan duta wisata dari kejauhan. Tapi, lama-lama saya merasa terpanggil untuk ikut. Apalagi melihat potensi Berau yang belum sepenuhnya tergali,” jelas pemuda bertinggi badan 174 sentimeter itu.
Meski penuh semangat, perjalanan Divano menuju panggung grand final tidaklah mulus, terutama karena ia sempat ragu untuk mendaftar.
“Saya isi Google Form pendaftaran, tapi enggak langsung submit. Saya masih takut, merasa belum siap. Tapi kemudian saya berpikir, kenapa tidak mencoba?” kenangnya.
Namun, setelah dinyatakan lulus tahap seleksi, ia mulai meyakinkan dirinya. Divano mulai aktif belajar, membaca, dan menggali informasi seputar pariwisata Berau.
“Saya merasa ini adalah kesempatan besar untuk berkembang. Saat karantina, kami diberi banyak materi dari public speaking, kepariwisataan, etika, sampai grooming class. Ini semua membuka wawasan baru buat saya,” tutrunya.
Kini, dengan gelar Duta Wisata Berau di tangannya, Divano berharap bisa memberi kontribusi nyata bagi daerah.
Berbeda dengan Divano, perjalanan Nuryanti Wulandari menuju panggung Duta Wisata sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun, saat itu, perempuan 21 tahun ini merasa belum cukup percaya diri untuk melangkah.
“Aku sering merasa minder, rasanya belum pantas untuk ikut. Tapi tahun ini aku benar-benar niat, aku tulis di wishlist harus ikut Duta Wisata,” ungkap alumnus SMKN 6 Berau ini.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Berau ini ingin membuktikan bahwa ia bisa keluar dari zona nyaman. Meskipun, awalnya rasa gugup dan tidak percaya diri masih membayangi. Apalagi ketika melihat para pesaing yang luar biasa.
Berbekal tekad dan motivasi, anak pertama dari tiga bersaudara ini akhirnya mengalahkan rasa minder yang kerap menghantuinya.
“Saat seleksi, aku sempat berpikir, apa aku bisa bersaing? Tapi aku berusaha jadi diri sendiri dan tetap percaya diri,” ujarnya.
Perjalanan Nuryanti di karantina juga tidak mudah. Ia harus melawan rasa minder yang kerap datang, terutama saat bertemu finalis lain yang sudah lebih berpengalaman. Namun, motivasi dari para mentor dan usahanya untuk terus belajar membuatnya semakin mantap.
“Aku baca lagi semua tentang pariwisata, budaya, dan potensi daerah. Aku ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin,” tutur gadis yang memiliki tinggi badan 167 cm itu.
Kerja keras dan dedikasi Nuryanti akhirnya terbayar. Saat namanya diumumkan sebagai juara, ia tak mampu menahan rasa haru.
“Enggak percaya kalau aku bisa di sini. Aku belajar bahwa semua hal besar bisa dimulai dari satu langkah kecil yang tulus. Aku sangat bersyukur Tuhan memberikan hasil lebih dari yang aku harapkan,” tuturnya penuh haru.
Bagi Divano dan Nuryanti, kemenangan ini bukan hanya soal gelar, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa pariwisata Berau ke tingkat yang lebih tinggi.
Mereka sepakat, tugas sebagai Duta Wisata adalah bekerja sama dengan seluruh pihak, termasuk para finalis lain, untuk memajukan daerah ini. (*)
