“Tidak Ada Superman, yang Ada Supertim”

TANJUNG REDEB – Tidak ada jabatan yang abadi. Semua memiliki batas waktu dan bakal digantikan. Hal itu bisa menjadi gambaran saat Ferdinan Nurdin mengakhiri dua tahun masa baktinya sebagai Kepala BLU UPBU Bandara Kelas I Kalimarau.

Ferdinan kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan. Suasana haru nampak saat coffee morning dan pisah sambut yang digelar di Gedung Utama Bandara Kalimarau, Selasa (20/5/2025).

Sejumlah pejabat di Kabupaten Berau berkumpul untuk memberikan ucapan selamat kepada Ferdinan atas prestasi selama mengabdi. 

Dalam dua tahun mengemban amanah memimpin Bandara Kalimarau, prestasi paling menonjol Ferdinan adalah penambahan rute penerbangan di Berau. Kini, penerbangan dari dan ke Berau sudah bisa sampai ke Makassar, Surabaya, Jogjakarta, hingga Jakarta.  

Ferdinan mengaku bersyukur memiliki tim yang solid, konsisten menjalankan tugas demi pelayanan kepada para penumpang.

“Mengutip kata bupati, tidak ada Superman, yang ada Supertim,” kata dia.

Selain memiliki tim yang solid dan penuh tanggung jawab, dia juga bersyukur lantaran sejak awal menjabat pada 2023, sudah mendapatkan sambutan baik dari pemerintah.

Strategi dalam mengembangkan bandara selalu diterima oleh para pimpinan yang tergabung dalam forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

“Semua teman-teman memberikan dukungan dalam inovasi yang dilakukan oleh kami,” ujarnya.

Tak kalah penting, peran insan pers yang selalu mengabarkan kinerja manajemen Bandara Kalimarau selama dia memimpin.  

Menurutnya, peran pers sangat penting untuk menyiarkan progres kinerja bandara, termasuk dalam mengiklankan layanan penerbangan di bandara kebanggaan warga Bumi Batiwakkal.

“Kami tentu sangat terbantu dengan kawan-kawan pers, tidak ada artinya kalau orang tidak tahu apa yang kami kerjakan,” tuturnya.

Bekerja keras mengatasi manajemen bandara yang sepi penerbangan pasca pandemi Covid-19 menurut dia bukan hal mudah.

Mengembalikan kepercayaan maskapai menjadi tujuan utamanya saat awal memimpin. Walhasil, saat ini, sampai penerbangan menuju Thailand pun ditorehnya.

Dia pun membocorkan, pada 2 Oktober mendatang, maskapai Air Asia akan mendarat perdana di Bumi Batiwakkal.

“Terima kasih dan mohon maaf bila saya ada kesalahan selama mengabdi di Bumi Batiwakkal,” ujarnya. 

Apa yang sudah diraih Ferdinan Nurdin dipastikan akan coba dilanjutkan Patah Atabri sebagai komandan baru di Bandara Kalimarau.

Dia menyebut, Ferdinan merupakan figur yang dia hormati. Apalagi, Atabri sudah kenal Ferdinan saat keduanya menempuh pendidikan S2 Manajemen Transportasi di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta. 

Bahkan, jauh sebelumnya, ia telah mengenal Ferdinan sejak 1999, saat mulai menggeluti pekerjaan di dunia penerbangan di Jakarta. 

“Selamat atas raihan prestasi ini, kami akan meningkatkannya,” tegas Atabri.

Dia pun mengajak seluruh stakeholder yang hadir dalam acara tersebut untuk bersama-sama meningkatkan kualitas penerbangan di Berau. Menurutnya, kenyamanan dan keselamatan para penumpang merupakan prioritas utama yang harus diberikan kepada masyarakat.

Mewakili Bupati Berau, Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, tak lupa mengucapkan selamat atas jabatan baru yang diemban Ferdinan maupun Atabri. Dia menilai, kedua figur dunia penerbangan tersebut memiliki dedikasi dan integritas yang baik dalam mengemban amanah.

“Kuncinya, sinergi terus kita bangun,” ucap dia. (*)