BERAU TERKINI Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri resmi pindah haluan politik dengan bergabung menjadi kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Aulia meninggalkan PDI Perjuangan yang sebelumnya mengusungnya memenangkan Pilkada 2024.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji, usai menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Samarinda, Minggu (23/11/2025). 

Dalam acara yang dihadiri ratusan kader tersebut, Aulia Rahman menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan dilantik secara resmi.

“Ya, beliau resmi bergabung bersama Gerindra. Pelantikan dan penyerahan KTA Gerindra kepada Pak Aulia langsung di acara Rakerda,” tegas Seno Aji.

Rekam Jejak dan Manuver Politik

Langkah Aulia ini terbilang mengejutkan mengingat ia baru saja dilantik sebagai Bupati Kukar pada 23 Juni 2025. Sebelumnya, Aulia memenangkan PSU pada 19 April 2025 berpasangan dengan Rendi Solihin, dengan dukungan koalisi PDIP, Demokrat, dan Gelora.

Perjalanan karier politik Aulia tergolong cepat. Ia memulai karier sebagai birokrat (ASN) di bidang kesehatan dan sempat menjabat Direktur RSUD Dayaku Raja. 

Pada 2020, ia mundur dari ASN untuk terjun ke dunia usaha dan menjadi Ketua Kadin Kukar pada 2022.

Karier politik formalnya baru dimulai pada 2023 saat ia menjabat Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan Kukar. 

Kemenangannya di PSU dengan perolehan 209.905 suara mengantarkannya ke kursi bupati menggantikan Edi Damansyah yang didiskualifikasi MK.

Target Suara Gerindra

Bergabungnya orang nomor satu di Kukar ini dinilai akan menambah amunisi signifikan bagi partai besutan Presiden Prabowo Subianto. 

Seno, yang juga Wakil Gubernur Kaltim, optimis kehadiran Aulia dapat mendongkrak perolehan suara partai di wilayah tersebut.

“Target kami suara bisa di atas 20 persen,” pungkas Seno. (*)