TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mendukung pelaksanaan program peningkatan kompetensi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang belum memiliki ijazah Diploma IV (D4) atau Sarjana (S1).
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik di jenjang pendidikan pra sekolah.
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan, mayoritas guru yang belum bergelar sarjana justru berasal dari jenjang PAUD dan TK, baik sekolah negeri maupun swasta.
“Paling banyak Standar Pelayanan Minimal (SPM) kita itu guru PAUD, rata-rata belum sarjana. Ini jadi fokus perhatian karena mereka adalah pendidik di masa-masa awal perkembangan anak,” kata Mardiatul, Rabu (16/7/2025).
Mardiatul menyebutkan, data guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik tersebut diperoleh melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Penentuan peserta program akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh Disdik Berau yang disesuaikan dengan kuota yang tersedia dari pemerintah.
“Semua guru punya kesempatan asalkan memenuhi syarat. Kami akan dampingi prosesnya sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah pusat,” tambahnya.
Saat ini, terdapat 242 lembaga pendidikan pra sekolah di Kabupaten Berau. Dari jumlah itu, hanya 15 TK yang berstatus negeri, sedangkan seluruh PAUD berada di bawah naungan swasta.
Melalui program ini, Mardiatul berharap peningkatan kompetensi guru dapat memperkuat layanan pendidikan dasar, khususnya dalam membangun pondasi karakter dan kecerdasan anak usia dini secara merata. (*)
