BERAU TERKINI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menargetkan kehadiran pojok baca di setiap kegiatan bazar UMKM untuk memanfaatkan keramaian sebagai peluang mendekatkan literasi kepada masyarakat.
Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima permintaan untuk membuka layanan baca di berbagai acara publik. Namun, ia mengakui keterbatasan sumber daya manusia (SDM) sempat menjadi kendala teknis di lapangan.
“Beberapa waktu lalu, saat bazar UMKM digelar di Taman Sanggam, kami sebenarnya ingin membuka pojok baca. Tapi karena SDM kami terbatas, akhirnya kami tidak bisa ikut serta secara maksimal,” jelasnya, Sabtu (22/11/2025).
Tidak ingin kondisi ini berlarut-larut, Yudha menegaskan komitmennya untuk mengubah strategi. Ia ingin memastikan literasi hadir di mana pun masyarakat berkegiatan, terutama di pusat keramaian seperti bazar.
“Bazar UMKM selalu ramai dikunjungi, ini momentum yang sangat baik. Ke depan, kami targetkan minimal satu tim tetap bisa turun setiap ada agenda besar,” tambahnya.
Gandeng Relawan Komunitas
Untuk mengatasi keterbatasan pegawai, Dispusip Berau berencana menjalin kolaborasi dengan komunitas literasi dan relawan. Strategi ini memungkinkan operasional pojok baca tidak hanya bergantung pada staf dinas, tetapi menjadi gerakan bersama.
“Kami akan bekerja sama dengan komunitas maupun relawan agar pojok literasi ini menjadi gerakan bersama. Semakin banyak pihak terlibat, semakin mudah kita membangun budaya membaca di Berau,” ujarnya.
Melalui upaya ini, Dispusip berharap kegiatan UMKM tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat Berau. (adv)
