BERAU TERKINI – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau, Syarifuddin Israil, mengajak masyarakat untuk memaksimalkan pembayaran zakat sebagai bentuk kepedulian sosial, khususnya kepada fakir dan miskin, terlebih saat Ramadan.

Menurutnya, dalam Al-Qur’an telah dijelaskan delapan golongan atau asnaf yang berhak menerima zakat sebagaimana tertuang dalam Surah At-Taubah ayat 60.

Namun, ia menegaskan, prioritas utama tetap diberikan kepada fakir dan miskin karena keduanya merupakan kelompok yang paling membutuhkan.

“Dalam perintahnya fakir di urutan pertama, kemudian miskin. Artinya kebutuhan mereka harus benar-benar dituntaskan. Yang dimaksud adalah kebutuhan atau need, bukan keinginan atau want,” ujar Syarifuddin.

Ilustrasi pembayaran zakat
Ilustrasi pembayaran zakat

Ia menjelaskan, dalam ayat tersebut terdapat penggunaan kata yang menunjukkan bahwa sebagian asnaf harus diprioritaskan pemenuhan kebutuhannya secara tuntas, khususnya fakir dan miskin.

Selain itu, ia juga menyinggung tentang pemahaman mualaf yang kerap disalahartikan.

Menurutnya, mualaf tidak hanya merujuk pada orang yang baru masuk Islam, tetapi juga mereka yang masih lemah iman dan hatinya, sehingga membutuhkan penguatan.

“Mualaf bukan sekadar orang yang baru masuk Islam. Makna mualaf juga bisa merujuk pada orang yang hatinya masih lemah dan perlu dikuatkan,” jelasnya.

Syarifuddin juga mengingatkan, tidak semua kelompok otomatis menjadi penerima zakat.

Misalnya, anak yatim tidak termasuk dalam asnaf zakat, kecuali jika berada dalam kondisi fakir atau miskin.

“Sering kita dengar anak yatim pasti menerima zakat. Padahal tidak selalu begitu. Anak yatim yang berhak menerima zakat adalah yang termasuk kategori fakir atau miskin,” katanya.

Ia pun mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat mal.

“Jika kita memiliki kelebihan harta, maka saatnya kita membersihkannya dengan zakat. Minimal 2,5 persen dari harta yang kita miliki. Dengan zakat, kita membersihkan diri dan juga membantu memberdayakan masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (*)