BERAU TERKINI – Langkah politik Madri Pani akhirnya terkuak, Mantan Ketua DPRD Berau itu bergabung dengan Partai Gerindra.

Tokoh politik di Berau yakni Madri Pani resmi bergabung ke Partai Gerindra.

Mantan Ketua DPRD Berau dan bekas politisi Partai NasDem itu akhirnya memilih Gerindra sebagai pilihan partai politiknya.

Dalam foto yang diterima Berauterkini.co.id, Minggu (23/11/2025), terlihat Madri Pani berfoto bersama Ketua DPD Gerindra Kaltim Seno Aji.

Mereka kompak bergaya komando dengan seragam khas Partai Gerindra yakni kemeja safari putih dan celana khaki.

Foto itu diketahui diambil dari acara Rakerda Gerindra Kaltim yang dihelat di Samarinda.

Kader Partai NasDem, Madri Pani, usai menghadiri upacara HUT ke-80 RI di GOR Pemuda Tanjung Redeb. (Sulaiman/BT)
Kader Partai NasDem, Madri Pani, usai menghadiri upacara HUT ke-80 RI di GOR Pemuda Tanjung Redeb. (Sulaiman/BT)

Sebelumnya isu kepindahan Madri Pani ke Partai Gerindra menguat usai dirinya mengundurkan diri dari Partai NasDem.

Dalam catatan Berauterkini.co.id pada September lalu, Ketua DPC Partai Gerindra Berau, Jakariya menyebut Madri Pani sudah bertemu dengan Seno Aji.

“Pak Madri sudah bertemu dengan Pak Seno di Samarinda, mungkin sekitar seminggu yang lalu. Nah, saya baru terkonfirmasi pertemuan itu pada Sabtu kemarin. Pak Seno sendiri yang sampaikan,” kata Jakariya, Rabu (17/9/2025) lalu.

Menurutnya, dalam penyampaian Seno Aji, ada sinyal kuat keinginan Madri Pani untuk bergabung ke partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Seno bahkan telah meminta pengurus Partai Gerindra di Berau agar menyiapkan ruang komunikasi jika Madri benar-benar serius ingin menjadi kader.

“Pak Seno bilang, tolong difasilitasi sesuai dengan mekanisme kepartaian yang ada,” kata pria yang akrab disapa Bang Jaka ini.

Jaka menerangkan, hampir di semua parpol, termasuk Partai Gerindra, memiliki mekanisme internal sendiri sebelum menerima seseorang sebagai anggota.

“Jadi, tidak serta-merta langsung diterima, semua ada mekanismenya. Nanti hasilnya seperti apa akan kita sampaikan,” ujarnya.

Ia juga menyebut, saat ini, belum ada komunikasi resmi antara pengurus Partai Gerindra Berau dengan Madri Pani. Komunikasi baru sebatas antara Madri Pani dengan Seno Aji.

Meski begitu, Jaka menegaskan, pihaknya sangat terbuka terhadap semua figur yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra, termasuk Madri Pani.

“Kalau saya pribadi, welcome saja. Tapi keputusan ada di organisasi. Apakah sudah sesuai aturan atau tidak,” jelasnya.

Mundur dari NasDem

Untuk diketahui, Mantan Ketua DPRD Berau sekaligus calon bupati periode 2024–2029 itu resmi mengundurkan diri dari keanggotaan DPD Partai NasDem Berau.

Kabar itu mencuat setelah beredar surat pengunduran diri yang ditandatangani Madri Pani pada 3 September 2025. Dalam surat tersebut, ia menegaskan mundur sepenuhnya dari keanggotaan partai besutan Surya Paloh itu.

Saat dikonfirmasi, Madri menampik adanya konflik internal. Menurutnya, keputusan itu lahir dari kesadaran pribadi bahwa dirinya tak lagi berkontribusi bagi partai.

“Saya sekarang orang biasa. Saya takut hanya menjadi beban bagi partai,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Ia menyebut sudah berkomunikasi langsung dengan Ketua DPD Partai NasDem Berau, Dedy Okto Nooryanto, sebelum menyampaikan sikapnya.

“Ini keputusan sulit. NasDem partai besar dengan banyak kader hebat. Saya bersyukur pernah bergabung, banyak ilmu yang saya dapat,” ungkapnya.

Lantas, ke mana arah langkah politik Madri setelah ini? Beberapa isu mengaitkannya dengan Gerindra. Namun, ia buru-buru menampiknya. Untuk saat ini, kata dia, fokusnya beralih ke kebun pribadinya di Kampung Gurimbang.

“Belum ada. Paling berkebun, karena saya suka lihat tanaman. Juga ngobrol dengan masyarakat,” katanya.