BERAU TERKINI – Isu kepindahan Madri Pani ke Partai Gerindra semakin menguat usai mengundurkan diri dari Partai NasDem.
Pasalnya, mantan Ketua DPRD Berau itu dikabarkan telah bertemu dengan Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, pekan lalu di Samarinda.
Ketua DPC Partai Gerindra Berau, Jakariya, membenarkan informasi itu.
“Pak Madri sudah bertemu dengan Pak Seno di Samarinda, mungkin sekitar seminggu yang lalu. Nah, saya baru terkonfirmasi pertemuan itu pada Sabtu kemarin. Pak Seno sendiri yang sampaikan,” kata Jakariya dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (17/9/2025).
Menurutnya, dalam penyampaian Seno Aji, ada sinyal kuat keinginan Madri Pani untuk bergabung ke partai besutan Prabowo Subianto tersebut.
Seno bahkan telah meminta pengurus Partai Gerindra di Berau agar menyiapkan ruang komunikasi jika Madri benar-benar serius ingin menjadi kader.
“Pak Seno bilang, tolong difasilitasi sesuai dengan mekanisme kepartaian yang ada,” kata pria yang akrab disapa Bang Jaka ini.
Jaka menerangkan, hampir di semua parpol, termasuk Partai Gerindra, memiliki mekanisme internal sendiri sebelum menerima seseorang sebagai anggota.
“Jadi, tidak serta-merta langsung diterima, semua ada mekanismenya. Nanti hasilnya seperti apa akan kita sampaikan,” ujarnya.
Ia juga menyebut, saat ini, belum ada komunikasi resmi antara pengurus Partai Gerindra Berau dengan Madri Pani. Komunikasi baru sebatas antara Madri Pani dengan Seno Aji.
Meski begitu, Jaka menegaskan, pihaknya sangat terbuka terhadap semua figur yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra, termasuk Madri Pani.
“Kalau saya pribadi, welcome saja. Tapi keputusan ada di organisasi. Apakah sudah sesuai aturan atau tidak,” jelasnya.
Terkait pengunduran diri Madri dari Partai NasDem, Jaka menuturkan, secara tertulis, Partai Gerindra belum menerima surat resmi.
Pasalnya, seorang politisi yang ingin berpindah partai harus melampirkan surat pengunduran diri dari partai lamanya dan menyerahkan ke pengurus partai yang akan dituju.
“Informasi pengunduran dirinya baru disampaikan ke DPD Gerindra, tapi ke kami belum ada. Kalau nanti surat itu sudah masuk, baru akan dibahas di internal partai,” pungkasnya. (*)
