BERAU TERKINI – Proyek lanjutan preservasi Jalan dan Bangunan Pelengkap di Jalan Tambak Baru, Kelurahan Gunung Tabur, menjadi sorotan publik karena disebut hanya mengakomodir panjang 50 meter dengan anggaran Rp1,7 miliar.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi, menyatakan, setelah menghubungi PPK, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas, informasi yang beredar sebelumnya tidak tepat. 

Pekerjaan preservasi ini mencakup perbaikan jalan dan drainase sepanjang 310 meter, bukan hanya 50 meter.

“Perbaikan jalan dilakukan secara fungsional sepanjang 310 meter. Saluran drainase yang dibangun pun merupakan saluran primer menuju sungai, sehingga digunakan beton pracetak berukuran lebar 240 cm dan tinggi 150 cm,” terang Junaidi, Selasa (26/8/2025).

Junaidi menambahkan, ruas jalan tersebut kerap dilalui kendaraan berat seperti truk tangki dengan intensitas tinggi.

Untuk memperkuat daya dukung, bagian dasar saluran dipasang fondasi minipile, sementara badan jalan menggunakan rigid pavement beton bertulang setebal 20 cm dengan besi ulir 16.

Selain itu, juga dikerjakan lean concrete, hamparan agregat kelas A, serta pemasangan barrier kanstin beton untuk pengaman.

Pada titik-titik jalan rusak, juga dilakukan grading, pemadatan, dan penanganan agregat sepanjang 310 meter.

“Jadi paket pekerjaan ini tidak hanya perbaikan jalan, tapi juga pembangunan saluran dengan konstruksi yang dirancang sesuai kondisi lapangan,” pungkasnya. (*)