BERAU TERKINI – Demi meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Redeb menggelar sosialisasi keselamatan pelayaran di empat pos penjagaan strategis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pos Dermaga Sanggam, Pos Dermaga Tanjung Batu, Pos Dermaga Maratua, dan Pos Dermaga Teluk Sulaiman. 

Langkah ini sekaligus menjadi upaya antisipasi potensi kecelakaan kapal, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024.

Kegiatan ini juga merupakan komitmen UPP Tanjung Redeb dalam melaksanakan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Nomor SE-DJPL 31 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kepala Kantor UPP Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan saat melakukan perjalanan laut.

“Kami berharap masyarakat dan wisatawan semakin teredukasi, terutama mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas pelayaran,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Dalam sosialisasi tersebut, petugas UPP menyampaikan berbagai materi penting terkait keselamatan pelayaran. 

Mulai dari kewajiban penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, ketentuan kapasitas penumpang, batasan barang bawaan, hingga pemeriksaan kelaiklautan kapal.

Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.

“Kami juga mengingatkan pengguna jasa pelayaran untuk mematuhi seluruh arahan petugas, serta menunda perjalanan apabila kondisi cuaca dan perairan dinilai tidak aman,” jelas Lister.

Sosialisasi ini, kata dia, juga dimanfaatkan UPP Tanjung Redeb untuk mendorong partisipasi pengguna jasa dalam penyampaian laporan dan pengisian Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), terkait angkutan Natal dan Tahun Baru. 

Pengisian SKM itu dilakukan melalui barcode yang tersedia di masing-masing pos pengawasan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di empat pos penjagaan tersebut, UPP Tanjung Redeb berharap kesadaran keselamatan pelayaran terus meningkat.

“Sehingga tercipta layanan angkutan penyeberangan dan wisata bahari yang aman, tertib, dan lancar, khususnya di kawasan wisata unggulan Berau,” pungkasnya. (*)