BERAU TERKINI – Upaya warga meningkatkan kembali potensi wisata Danau Tapal Kuda, Kampung Tumbit Melayu kembali dilakukan dengan mengadakan turnamen E-Sports Indonesia bersama Karang Taruna Berau.
Setelah sebelumnya akan dilaksanakan lomba mancing, pada turnamen ini mengandalkan lomba bermain game online, yaitu Free Fire (FF) dan Mobile Legends Bang Bang (MLBB).
Ketua Panitia Turnamen E-Sports, Andi Romi menjelaskan awal mula membuat turnamen ini hanya ingin mengandalkan warga sekitar saja.
Namun, melihat keadaan kampung yang lama sudah tidak mengadakan sebuah acara, sehingga karang taruna setempat juga membuat acara dengan tujuan menaikkan kembali wisata Danau Tapal Kuda yang 2 tahun belakangan ini kurang terjamah masyarakat luas.
“Jadi untuk warga-warga Berau lagi bisa menikmati wisata di Danau Tapal Kuda biar terkenal lagi,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Kamis (9/4/2026).
Turnamen tersebut dilaksanakan pada tanggal 25-26 April di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur.
Kuota peserta pada turnamen tersebut terbatas, yaitu Free Fire sebanyak 32 tim dan 36 tim Mobil Legends Bang Bang, di mana setiap tim berisi 5-6 orang.

Pendaftaran hanya berkisar Rp 100 ribu per-tim dan peserta sudah mendapatkan minuman dengan periode pendaftaran mulai 14 Maret hingga 23 April.
Hadiah yang ditawarkan mencapai Rp 7 juta dengan sertifikat dan piala.
Turnamen ini bekerja sama dengan UMKM sekitar, sehingga diharapkan dengan adanya acara tersebut, perputaran ekonomi warga lokal bisa berjalan dengan baik.
“Kami sudah undang rapat para UMKM-UMKM yang berada di Kampung Tumbit Melayu untuk mensukseskan acara event ini,” ujarnya.
Pelaksanaan acara ini nantinya akan dibagi menjadi 2 lokasi, karena pesertanya yang berjumlah ratusan orang.
Selain di Danau Tapal Kuda, sebagian peserta nantinya akan diarahkan untuk mengikuti lomba di Kantor Kepala Desa Tumbit Melayu.
“Kita bagi nanti, kebetulan ini kan acara Danau Tapal Kudanya kan berdekatan dengan kantor kepala desa, jadi kita bagi untuk divisi Free Fire entah di Danau Tapal Kudanya atau di balai desanya nanti,” jelasnya.
Ia menjelaskan alasan dipilihnya permainan tersebut utamanya karena FF dan MLBB ini peminatnya tinggi.
Mulai dari kalangan anak muda hingga orang tua, sehingga banyak juga pendaftar yang berminat mengikuti lomba tersebut, sehingga pihaknya memilih mengadakan acara tersebut.
Melalui acara ini, ia berharap ke depannya Danau Tapal Kuda bisa lebih dikenal lagi sehingga banyak orang yang berkunjung, bukan hanya warga Berau saja tetapi juga warga dari luar daerah.
“Harapan saya Danau tapal kuda ini kan berbentuk seperti kafe untuk yang di danaunya itu, jadi harapan saya UMKM yang berada di Kampung Tumbit Melayu bisa berjualan di situ, Karang Taruna juga punya UMKM tersendiri, jadi mandiri untuk kampung sendiri,” tandasnya.

