BERAU TERKINI – Masyarakat Kabupaten Berau yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah nampaknya perlu menyiapkan payung dan jas hujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau memprediksi wilayah Bumi Batiwakkal akan diguyur hujan dengan intensitas beragam hingga akhir Maret mendatang, bertepatan dengan puncak arus mudik dan momen perayaan Lebaran.

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengungkapkan, kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan akan didominasi oleh langit berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. 

Fenomena ini patut diwaspadai karena hujan sering kali datang tiba-tiba dengan disertai kilat atau guntur yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas silaturahmi warga.

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi (Adrikni/BT)
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi (Adrikni/BT)

Pada periode 18-21 Maret, sebagian besar wilayah Berau diprediksi akan mengalami kondisi berawan hingga hujan intensitas sedang.

Memasuki periode 22-25 Maret, meski cuaca didominasi berawan, potensi hujan tetap menghantui beberapa titik krusial.

“Namun perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Berau seperti Kelay dan Segah,” ujar Ade saat dikonfirmasi pada Rabu (18/3/2026).

Potensi hujan di tengah suasana Lebaran ini dipicu oleh fenomena atmosfer yang masih aktif, yakni interaksi antara Monsun Asia dengan gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin.

Selain itu, anomali Sea Surface Temperature (SST) atau suhu permukaan laut di perairan Berau menunjukkan angka normal.

Namun, analisis pola streamline mengindikasikan adanya belokan angin dan daerah konvergensi yang memicu pertumbuhan awan penghasil hujan lebat.

Kondisi ini tentu menjadi catatan penting bagi para pemudik, terutama yang melintasi jalur darat menuju pedalaman atau menggunakan transportasi laut.

Jalur poros menuju Kelay dan Segah yang rawan licin saat hujan memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pengendara yang ingin berlebaran di kampung halaman.

“Kondisi kelembapan udara di wilayah Berau secara umum masih relatif tinggi dan disertai dengan labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat,” jelas Ade.

Dengan adanya prediksi ini, warga diimbau untuk memantau informasi cuaca secara berkala sebelum bepergian silaturahmi ke rumah kerabat.

Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan selalu waspada terhadap potensi pohon tumbang atau jarak pandang yang berkurang saat hujan petir melanda di hari kemenangan. (*)