BERAU TERKINI — Masyarakat Bumi Batiwakkal tumpah ruah memadati Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Sabtu malam (14/2/2026). 

Sekitar 10.000 jemaah larut dalam suasana religius yang hangat untuk menyimak tausiah dari dai kondang nasional, Ustaz Das’ad Latief.

Kegiatan bertajuk Tabligh Akbar ini digelar sebagai puncak peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah, Tarhib Ramadan, sekaligus penutupan rangkaian Bulan K3 Nasional yang diinisiasi oleh PT Berau Coal.

GM Operasional Support & Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto, menjelaskan, acara megah ini merupakan hasil kolaborasi dengan Majelis Ratibul Haddad Berau.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Berau, menyeimbangkan aspek jasmani dan rohani.

“Alhamdulillah, pagi tadi kita bersama-sama menguatkan kebersamaan dalam Berau Coal Run 2026 dengan lebih dari 3.700 peserta, maka malam ini kita berkumpul dalam suasana yang lebih khusyuk dan penuh keberkahan,” jelas Cahyo. 

Menurutnya, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan harmoni. Jika olahraga menguatkan fisik, maka Tabligh Akbar menjadi momentum memperkaya jiwa melalui zikir, selawat, dan tausiah.

Cahyo juga menegaskan, berakhirnya Bulan K3 Nasional bukan berarti berakhirnya komitmen terhadap keselamatan.

“Kami berharap, dengan ditutupnya rangkaian Bulan K3 Nasional malam ini, bukan berarti menutup semangat dan komitmen kita. Justru sebaliknya, ini menjadi momentum untuk memulai kembali dengan niat yang lebih baik, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” tuturnya.

Apresiasi senada datang dari Wakil Bupati Berau, Gamalis. Ia memuji PT Berau Coal yang telah menginisiasi kegiatan religi ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiah dan kesiapan mental menyambut bulan puasa.

“Insya Allah kegiatan ini dapat menambah semangat kesiapan kita dalam menyambut bulan suci Ramadan,” beber Gamalis.

Ia berharap sinergi ini terus berlanjut demi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Berau yang berakhlak mulia.

Di hadapan ribuan jemaah, Ustaz Das’ad Latief tampil dengan gaya khas yang tegas namun penuh humor. 

Ia menekankan, kehadiran massa yang begitu besar adalah bukti kekuatan iman yang menggerakkan langkah manusia, bukan karena motif duniawi semata. 

“Yang melangkahkan kaki Bapak Ibu datang ke Tabligh Akbar ini adalah iman,” ucapnya yang langsung disambut hangat oleh jemaah.

Menariknya, Ustaz Das’ad sempat melontarkan pujian sekaligus pengakuan bahwa ia merasa cemburu sebagai warga Makassar. 

Menurutnya, belum banyak perusahaan di daerah asalnya yang menggelar Tabligh Akbar sebesar ini untuk masyarakat. 

“Alhamdulillah ada PT Berau Coal, yang penting memberikan dampak untuk masyarakat Berau,” tuturnya dengan gaya santai.

Menjelang Ramadan yang ia sebut sebagai tamu agung, Ustaz Das’ad mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan saling memaafkan. 

Ia menegaskan, upaya menjaga iman adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat di dunia, tetapi juga bekal utama di akhirat. 

“Iman inilah yang harus kita jaga. Kegiatan Tabligh Akbar ini menjadi bagian dari ikhtiar menjaga iman masyarakat, khususnya di Kabupaten Berau,” pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat hingga akhir ini ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan spiritual masyarakat Berau dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan semangat kebersamaan yang kuat. (*/Adv)