BERAU TERKINI — Bupati Berau, Sri Juniarsih, secara resmi melantik ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan fungsional tersebut berlangsung khidmat, Selasa (7/4/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Juniarsih menetapkan peralihan status bagi 313 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang kini resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Sri Juniarsih memberikan penekanan kuat pada aspek profesionalisme, tanggung jawab, dan akuntabilitas di lingkungan kerja masing-masing.

Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

Namun, satu poin yang digarisbawahi secara khusus Bupati adalah mengenai dedikasi dan loyalitas seorang aparatur kepada pimpinan.

“Profesionalisme, pandai, kinerja yang tinggi itu sangat penting, dedikasi yang tinggi, sangat tinggi. Tetapi yang paling penting adalah loyalitas kepada pimpinan karena itu adalah sebuah hal yang tidak bisa ditawar-tawar,” ungkap Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, amanah baru yang kini diemban harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya.

Mengingat dinamika pekerjaan yang semakin kompleks ke depan, para PNS dituntut untuk selalu fokus dalam bekerja guna memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.

“Ketika kita maksimal dengan segala profesionalisme yang kita laksanakan, berarti kita akan menyandang tugas-tugas yang baru ke depan,” tuturnya.

Sri Juniarsih mengingatkan para PNS bahwa di era digital saat ini, kinerja aparatur akan selalu berada di bawah pengawasan ketat masyarakat yang semakin cerdas dan kritis.

Ia mengibaratkan posisi ASN saat ini seperti objek yang terlihat jelas dari segala sisi, sehingga kesalahan sekecil apa pun akan mudah menjadi konsumsi publik.

“Kalau boleh saya katakan, kita ini seperti ikan di akuarium. Seperti ikan di akuarium, karena apa? Media sosial begitu memperhatikan kinerja yang kita lakukan,” ujar Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menegaskan jika kinerja PNS dianggap kurang maksimal, kritik dari masyarakat melalui media sosial akan menghujam dengan tajam.

Sebaliknya, kesuksesan dalam melayani masyarakat justru akan mendatangkan tantangan dan amanah baru yang lebih besar.

Bupati perempuan pertama di Berau ini meminta seluruh jajarannya untuk selalu mengedepankan nilai moral dalam menjalankan tugas negara.

Integritas dan perilaku yang sesuai norma hukum harus menjadi identitas utama setiap pegawai.

“Saudara-saudara juga harus mengedepankan moralitas sebagai aparatur sipil negara. Dengan menjaga sikap dan perilaku yang tidak bertentangan dengan norma serta peraturan yang berlaku,” tandasnya. (*)