BERAU TERKINI – Ini harapan dari Paroki Santo Eugenius de Mazenod, Tanjung Redeb, Berau yang tengah melaksanakan ibadah Misa Natal.
Paroki Santo Eugenius de Mazenod, Tanjung Redeb, Berau mengadakan Misa Natal.
Terlihat umat Katolik sudah memadati gereja sejak pukul 16.00 WIB.
Perwakilan Paroki Santo Eugenius de Mazenod Berau, Romo Julius Sodah menjelaskan, kapasitas gereja bisa menampung hingga 800 jemaat.
Adapun dalam Misa Natal kali ini, pihak Paroki Santo Eugenius de Mazenod Berau menyelenggarakan empat kali sesi Misa Natal.
“Kalau misalnya di sini 4 kali misa, saya lihat mereka bilang daya tampung gereja itu kan 800,” ujarnya.

Romo Julius Sodah turut menjelaskan makna tema Natal 2025 yakni ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’.
Dia mengatakan, tema tersebut memiliki makna bahwa Yesus lahir dalam keluarga.
Hal itu berarti Tuhan menghargai keberadaan keluarga dan dia ingin hadir agar keluarga-keluarga yang percaya kepada Tuhan tetap hidup dalam damai, kesejahteraan, dan mempunyai harapan.
“Makna Natal yang sebenar-benarnya bahwa dalam kehidupan manusia kadang-kadang bahagia, tapi banyak juga yang sulit,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Rabu (24/12/2025).
Tetapi dalam situasi seperti itu, Tuhan selalu menekankan dengan makna bahwa Allah hadir. Dia selalu berdiri dengan keberadaan umat.

Romo Julius Sodah turut menjelaskan kehidupan umat Katolik di masa Paus Leo XIV yang menggantikan Paus Fransiskus.
Menurutnya, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam semangat yang dibawa antara Paus saat ini dengan yang sebelumnya.
“Sesuai kepribadiannya, sesuai visi-visinya dia. Di mana ada banyak tantangan,” jelasnya.
Ia menjelaskan tantangan yang dimaksud adalah tantangan zaman baru seperti teknologi AI dan tantangan lain seperti LGBT.
“Jadi tergantung situasi dunia, apa yang dibutuhkan oleh dunia, di mana gereja harus hadir, Paus juga peran untuk itu,” ungkapnya.
Lebih jauh, dirinya berharap Natal tahun ini berjalan dengan lancar, aman, damai.
“Kalau secara keseluruhan ya pertama supaya damai supaya Natal ini bisa membawa damai kepada semua bukan cuma bagi orang Katolik tapi bagi seluruh masyarakat,” harapnya.
