BERAU TERKINI – Gara-gara penasaran dengan benda kecil berbahan besi, seorang bocah di Gang Punai, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, harus merasakan tegangnya jari telunjuk tersangkut dalam grandel atau pengunci jendela, Senin (25/8/2025) siang.

Untung saja, drama kecil itu berakhir manis setelah tim pemadam kebakaran datang menyelamatkan. Ya, lagi-lagi petugas damkar menjadi pahlawan di tengah kepanikan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan, awal mula kejadian terbilang sederhana. Sang bocah melihat grandel yang belum sempat dipasang ayahnya, lalu menjadikannya mainan.

“Awalnya ada dua grandel yang tersangkut di jarinya, tapi satu lepas. Satunya masih terjebak di telunjuk kanan,” jelasnya.

Namun, karena asyik bermain, rasa penasaran malah berubah jadi kepanikan. Grandel yang dimainkan tak bisa terlepas dari telunjuknya.

Ayahnya yang melihat langsung mencoba melepas, karena mengalami kesulitan melepas benda mungil itu, dia pun akhirnya memutuskan untuk memanggil tim damkar.

“Begitu menerima laporan, Regu I yang sedang piket langsung meluncur. Tak sampai lama, grandel berhasil dilepas dengan peralatan khusus,” kata Nofian.

Beruntung, tidak ada luka serius pada jari bocah itu. Hanya rasa kaget bercampur panik yang sempat dirasakan.

“Alhamdulillah bisa dikeluarkan dengan aman,” tambah Nofian. 

Insiden ini sekaligus jadi pengingat bahwa benda rumah tangga yang sederhana pun bisa jadi “jebakan Batman” bagi anak-anak.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengawasi buah hatinya dalam kondisi apapun.

Dia juga membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat yang meminta bantuan untuk tidak segan menghubungi tim damkar.

“Semua pelayanan yang kami lakukan gratis. Tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (*)