BERAU TERKINI – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Wakil Bupati Berau, Gamalis, memiliki cara tersendiri untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut. 

Agenda kumpul-kumpul keluarga telah menjadi ritual wajib yang tak boleh terlewatkan bagi keluarga besarnya. 

Istri, anak, hingga kerabat terdekat dipastikan akan duduk bersama dalam satu meja makan guna mempererat ikatan batin sebelum memasuki masa ibadah puasa.

Momen ini bukan sekadar ajang menikmati hidangan lezat, namun terselip pula panjatan doa agar Ramadan tahun ini dilimpahi banyak keberkahan.

Gamalis menegaskan, kehadiran fisik di tengah keluarga adalah prioritas utama. 

“Di mana pun berada, kami selalu berusaha untuk kumpul di satu tempat,” ujar Gamalis, Selasa (17/2/2026).

Agenda rutin ini menjadi pengingat penting akan esensi menjaga silaturahmi antarsaudara dan sanak famili. 

Dengan menjaga kerukunan tersebut, Gamalis meyakini keberkahan Ramadan akan menyelimuti setiap umat yang istikamah di jalan Allah SWT. 

“Menjaga tali silaturahmi di jalan agama Allah itu jadi keharusan agar dipenuhi keberkahan,” tambahnya.

Pria kelahiran Tanjung Redeb, 11 November 1966 ini, mengaku selalu berperan sebagai motor pemersatu keluarga di tengah padatnya kesibukan pekerjaan masing-masing anggota. 

Tradisi berkumpul ini sejatinya merupakan warisan turun-temurun dari kedua orang tuanya yang terus ia jaga hingga saat ini. 

Bagi Gamalis, keharmonisan internal adalah fondasi dari segala kesuksesan yang ia raih. 

“Itu wajib Dinda, apa artinya capaian kita saat ini kalau tidak akur dalam keluarga,” ungkapnya.

Selain tradisi berkumpul, sebagaimana lazimnya umat Muslim di Indonesia, Gamalis juga menyempatkan diri untuk melakukan ziarah makam. 

Memanjatkan doa bagi orang tua dan keluarga yang telah berpulang merupakan ritual wajib sebagai bentuk munajat kepada para pendahulu. 

Ia berharap doa-doa dari keluarga yang masih hidup dapat menjadi wasilah keselamatan di akhirat kelak. 

“Doa-doa baik saat ziarah itu sudah jadi tradisi yang juga dilakukan mayoritas umat Muslim,” katanya.

Di tengah suasana penuh kedamaian ini, Gamalis turut mengajak seluruh umat Muslim di Berau untuk kembali merajut tali silaturahmi kepada kerabat dan masyarakat luas. 

Sebagai bentuk keterbukaan, ia berencana kembali menggelar agenda buka puasa bersama selama bulan Ramadan nanti. 

Kegiatan ini merupakan rutinitas yang tetap dijalankan di sela amanahnya sebagai wakil kepala daerah, sekaligus sebagai upaya menjemput rezeki yang berkah bagi dirinya dan keluarga. 

“Sama seperti biasanya Dinda, akan ada buka puasa bersama juga,” ujar alumni SDN 01 Tanjung Redeb ini.

Sebagai informasi, Ramadan 1447 Hijriah kini tinggal menghitung jam saja. 

Berdasarkan pantauan di sebagian besar wilayah Indonesia, puasa diprediksi akan dimulai serentak pada Rabu, 18 Februari esok hari. (*)