TANJUNG REDEB – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau masih terus memperjuangkan alokasi anggaran Pra Porprov melalui APBD Perubahan 2025 dan Porprov di APBD 2026.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Berau, Senin (19/5/2025), Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengajukan estimasi dana sebesar Rp7 miliar untuk pelaksanaan Pra Porprov 2025 dan Rp30 miliar untuk persiapan mengikuti Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Menurut Taupan, salah satu kebutuhan mendesak tahun ini adalah penyelenggaraan Pra Porprov. Informasi sementara yang diterimanya menyebutkan bahwa tuan rumah berencana mempertandingkan seluruh cabang olahraga (cabor) yang terdaftar di KONI Kaltim, meski keputusan resmi belum ditetapkan.
“Makanya, kami mengasumsikan kebutuhan anggaran untuk Pra Porprov sekitar Rp7 miliar. Kegiatan ini sudah harus digelar tahun ini,” jelasnya.
Sementara itu, untuk menghadapi Porprov 2026, KONI Berau memperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp30 miliar. Taupan menegaskan pihaknya akan memaksimalkan potensi atlet-atlet Berau untuk berlaga di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ia pun optimistis usulan anggaran ini dapat disetujui oleh DPRD dan Pemkab Berau, mengingat prestasi membanggakan yang diraih Berau pada Porprov sebelumnya.
“Pada Porprov 2022, kita berhasil meraih peringkat kedua dalam perolehan medali terbanyak. Prestasi itu tentu ingin kami pertahankan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Taupan mengingatkan, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mendukung pembangunan sektor olahraga, termasuk melalui penganggaran yang memadai.
“Kami berharap ada komitmen bersama antara Pemkab dan DPRD Berau untuk mendukung perjuangan atlet melalui penguatan anggaran, khususnya pada APBD Perubahan ini,” ucapnya.
KONI Berau juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau serta KONI Kaltim guna memastikan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Pra Porprov.
Taupan berharap dukungan anggaran dari pemerintah daerah bisa segera terealisasi agar Pra Porprov dapat digelar tepat waktu. Pasalnya, keikutsertaan di Pra Porprov 2025 menjadi syarat utama agar Berau bisa ambil bagian dalam Porprov Kaltim 2026.
“Kalau kita tidak ikut Pra Porprov, maka otomatis kita tak bisa tampil di Porprov. Ini menyangkut harapan dan semangat para atlet. Kita harus menjaga nama baik Berau sebagai salah satu kekuatan olahraga di Kaltim,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Berau, Amiruddin, mengatakan, anggaran Pra Porprov dan Porprov Kaltim sampai sekarang pihaknya belum menerima usulan KONI Berau yang sudah disposisi oleh Bupati.
“Usulannya memang begitu, tapi kan usulan mereka akan menyesuaikan dengan jumlah pasti cabor yang akan dipertandingkan di Pra Porprov dan Porprov. Jadi kami masih menunggu usulannya,” pungkasnya. (*)
