BERAU TERKINI – Posisi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari Sekjen PBNU dicopot, buntut dari konflik internal.
Konflik internal di organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yakni PBNU tak kunjung selesai.
Sebelumnya rapat syuriah PBNU memutuskan untuk mencopot Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dari posisi Ketum PBNU.
Kini giliran Gus Yahya melalui rapat harian tanfidziyah mencopot Gus Ipul dari posisi Sekjen PBNU.
Posisi Gus Ipul pun digantikan oleh Amin Said Husni yang sebelumnya menjabat sebagai Waketum PBNU.

“H. Saifullah Yusuf dari posisi semula sebagai Sekretaris Jenderal PBNU ke posisi sebagai Ketua PBNU,” demikian keputusan rapat tanfidziyah, sebagaimana tertulis di siaran pers PBNU dikutip dari laporan CNN Indonesia.
“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Ketua Umum akan segera melaporkan Keputusan Rapat Harian Tanfidziyah ini kepada Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” tambahnya.
Tak hanya Gus Ipul, rapat harian tanfidziyah juga mencopot Gudfan Arif dari posisi Bendahara Umum PBNU.
Posisi Bendahara Umum PBNU kini dijabat oleh Sumantri.
Gelombang konflik internal di Nahdlatul Ulama seakan jauh dari kata usai.
Para pihak yang berkonflik yakni Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketum PBNU Gus Yahya dan Sekjen PBNU Gus Ipul belum pernah bertemu untuk menyelesaikan konflik.
