TANJUNG REDEB – Kondisi Jalan Milono Tanjung Redeb Berau kembali normal usai polisi melakukan penangkapan terhadap terduga teroris.

Suasana mencekam sempat menyelimuti Jalan Milono, RT 12 Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau Kamis (17/7/2025) subuh.

Sepasang suami istri yang diduga terlibat jaringan terorisme dibekuk aparat gabungan Densus 88 dan Polres Berau di sebuah kios ayam.

Kondisi terkini lokasi penangkapan terduga teroris di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Berau
Kondisi terkini lokasi penangkapan terduga teroris di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Berau (Hendra/BT)

Penangkapan yang berlangsung tiba-tiba ini sempat menggegerkan warga sekitar.

Pantauan Berauterkini.co.id, aktivitas di kawasan tersebut tampak normal seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Terlihat warung-warung sembako kembali buka, kios makan tetap melayani pelanggan, dan kendaraan melintasi jalan tanpa gangguan.

Tidak terlihat satu pun garis polisi membentang di sekitar tempat kejadian.

Kondisi lapak ayam potong terduga teroris yang ditangkap polisi di Jalan Milono Tanjung Redeb
Kondisi lapak ayam potong terduga teroris yang ditangkap polisi di Jalan Milono Tanjung Redeb

Bahkan kios ayam tempat sepasang terduga teroris itu biasa berjualan pun tampak sunyi, tapi tak tertutup.

Padahal, hanya beberapa jam sebelumnya, kawasan itu sempat berubah menjadi zona operasi senyap.

Petugas berseragam hitam lengkap dengan senjata laras panjang mengepung lokasi.

Salah seorang pedagang di lokasi mengaku melihat banyak polisi bersenjata lengkap pada pagi hari tadi. Meski demikian, dia tidak mengetahui alasan banyaknya polisi yang datang ke Jalan Milono tadi pagi itu.

“Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Saya baru mau buka kios, tiba-tiba banyak polisi bersenjata mengelilingi area ini,” kata seorang pedagang yang meminta namanya tidak disebut.

Sebelumnya diberitakan, tim Polres Berau dan Densus 88 menangkap terduga teroris di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Berau.

Informasi yang dihimpun Berauterkini.co.id, terduga teroris tersebut bekerja sebagai penyuplai ayam potong ke pedagang ayam di kawasan Milono dan sekitarnya.

Terduga teroris tersebut ditangkap aparat, saat hendak menurunkan ayam potong ke salah satu penampung di Jalan Milono.