BERAU TERKINI – Warga Gang Moly, Sambaliung, Berau berharap ada perbaikan jalan permukiman yang kini kondisinya masih berupa tanah.
Kondisi jalan di Gang Moly RT 15 yang terletak di Jalan SM. Bayanuddin Sambaliung dalam kondisi belum teraspal sama sekali.
Diketahui, gang tersebut masih dikeliling pepohonan yang dihuni hanya sekitar 7 rumah saja.
Terlihat jalan setapak itu masih berupa tanah yang kondisinya makin parah ketika musim hujan tiba.
Kondisi jalannya ada yang berupa turunan ada juga yang berkelok dengan rumput di tengah-tengah jalan.
Selain jalan dalam kondisi tanah, permasalahan lain adalah lubang jalan. Lubang jalan terlihat lebar yang digenangi air memperburuk keadaan jalan.
Salah satu warga setempat mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah pernah diajukan ke pemerintah untuk segera diperbaiki, namun belum ada tindakan.
“Dengar-dengar info masyarakat yang setempat, udah sih. Beberapa kali diukur, tapi diukur tok,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id
Ia juga mengatakan, jika sedang dalam kondisi hujan, mereka tidak berani membawa motor untuk masuk gang dan memilih untuk berjalan kaki agar tidak terpeleset.

“Ini kalau hujan, kami simpan di bawah situ motor,” ujarnya.
Kondisi jalan akan membaik ketika jalanan terkena sinar matahari karena tanah akan mengering dan tidak berair.
Dirinya juga berharap ada perbaikan berupa diberi penimbunan pasir dan batu agar kondisi jalan lebih baik.
Jika dibiarkan terus-terusan, maka ketika hujan akan membuat orang-orang yang akan beraktifitas menjadi terhambat karena jalannya yang membahayakan.
“Ini kan sudah kena matahari, jadi Alhamdulillah bisa sudah bergerak,” katanya.
“Nah itu aja kemenangannya, kena matahari sedikit bisa. Tapi istilahnya kalau bisa lah, disirtu aja dulu,” sambungnya.

Jalan dengan kondisi tersebut membuat orang yang lewat sering terjatuh akibat licin.
“Tapi kecelakaan yang jatuh nyata, sering sering sekali. Karena istilahnya, ya tahulah sendiri jalanan licin, turun-turunan lagi,” katanya.
Ia juga mengatakan jika perbaikan jalan betul betul dibutuhkan agar jalan layak pakai dan nyaman ketika dilewati.
“Biarlah disirtu aja dulu enggak perlu dicor, yang penting layak kita pakai kan,” ungkapnya.
“Memang betul-betul dibutuhkan. Tidak ada lain selain ini,” tutupnya.
