BERAU TERKINI – Suasana akrab dan kehangatan menyelimuti perayaan HUT ke-80 Korps Brimob Polda Kaltim di Berau.

Acara silaturahmi yang digagas Brimob, melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau dan Dekranasda Berau, diisi dengan dialog santai sekaligus kompetisi menembak amatir yang diikuti sekitar 20 jurnalis.

Ketua PWI Berau, Yudhi Perdana, menyampaikan terima kasih atas undangan tersebut. Ia terkejut melihat potensi tersembunyi para anggotanya.

“Ternyata teman-teman juga punya potensi, luar biasa sekali,” kata Yudhi, Sabtu (8/11/2025).

Melihat hasil yang memuaskan, PWI Berau membuka kemungkinan para anggotanya untuk bergabung dengan komunitas resmi, seperti Berau Shooting Club (BSC), yang aktif menjaring anggota baru dari kalangan umum.

Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim, AKP M Hendro, mengatakan, kegiatan ini adalah upaya nyata untuk mempererat sinergitas antara Brimob dengan insan pers.

“Harapannya kegiatan ini memperkuat sinergi antara Brimob dengan wartawan agar bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Berau,” ujar Hendro.

Selain berdialog dan mencoba latihan menembak, Hendro mengaku terkejut dengan antusiasme dan kemampuan para peserta.

“Ternyata banyak yang berbakat. Ada yang baru pertama menembak tetapi bisa mencapai nilai 42 dari 5 amunisi,” ungkapnya bangga.

Dalam acara tersebut, Ketua Dekranasda Berau sekaligus Suami Bupati Berau, Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto, yang merupakan pencinta olahraga menembak. 

Ia memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan yang membangun sinergitas ini.

Lebih dari sekadar menembak, Kompi 3 Brimob Berau juga membuka pintu bagi masyarakat Berau yang ingin mengikuti pembinaan atlet olahraga, khususnya tinju dan bela diri lainnya.

Hendro menjelaskan, ring tinju yang telah lama tak terpakai kini sudah direvitalisasi dan berada di lingkungan Brimob, lengkap dengan pelatih berpengalaman yang menguasai boxing hingga Muay Thai.

Latihan rutin dilakukan tiga kali seminggu pada malam hari. 

Brimob berharap fasilitas ini mampu melahirkan atlet asli Berau yang siap tampil di kejuaraan, terutama pada 2026 mendatang.

“Selama ini kalau ada kejuaraan, kami banyak memakai atlet dari luar. Ke depan kami ingin atlet Berau sendiri yang tampil,” ucap Hendro.

Sebagai informasi, juara pertama kompetisi menembak pers amatir tersebut dimenangkan oleh Deddy Warseto. Juara dua diraih Anggoro Fajar Suseno, dan juara ketiga Silfa. Ketiganya berhak mendapatkan uang pembinaan jutaan rupiah. (*)