BERAU TERKINI – Ketua DPRD Berau, Deddy Okto Nooryanto, menyatakan komitmennya untuk mempertanggungjawabkan keputusan pribadi terkait absensinya dalam rangkaian awal Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2026.

Pria yang akrab disapa Deded ini memberikan klarifikasi penuh atas pilihannya menghadiri undangan resmi dari Asian Football Confederation (AFC) Futsal untuk menyaksikan laga Indonesia vs Vietnam, serta menyelesaikan sejumlah agenda akademik.

Deded menjelaskan, seluruh langkah yang diambilnya telah melalui prosedur resmi di Sekretariat DPRD Berau. 

Meskipun tidak hadir secara fisik di lokasi, ia telah mengirimkan delegasi resmi yang mewakili unsur pimpinan dewan untuk mengikuti jalannya Musrenbang.

Dengan demikian, setiap aspirasi yang disampaikan oleh pemerintah kampung, lurah, camat, hingga masyarakat dipastikan akan tetap terdokumentasi dan ditindaklanjuti dalam forum resmi legislatif.

“Ada delegasi, nanti setiap aspirasi akan dilaporkan ke saya dan ditindaklanjuti melalui mekanisme rapat internal di dewan,” terang Deded.

Dengan rendah hati, Deded menegaskan, keputusannya tersebut tidak didasari oleh anggapan bahwa Musrenbang adalah agenda yang kurang penting.

Sebaliknya, ia sangat memahami Musrenbang merupakan wadah vital bagi pemerintah daerah untuk memotret kebutuhan pembangunan di setiap pelosok kampung. 

Namun, agenda tersebut berbenturan dengan kewajiban akademiknya yang saat ini sedang menempuh pendidikan Magister (S2) Jurusan Teknik Sipil di Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda.

Saat ini, Deded tengah berada di tahap akhir masa perkuliahan dan sedang fokus mengerjakan penelitian tesis. 

Ia menjelaskan, salah satu syarat administrasi kelulusan sejak 2020 adalah kewajiban mengikuti seminar internasional.

Kesibukan inilah yang membuatnya berada di Jakarta, sekaligus mencari peluang untuk menjadi peserta seminar internasional yang diselenggarakan di Malaysia.

“Ini sifatnya pribadi, soal tanggung jawab saya, akan tetap saya jalankan,” tegasnya.

Hingga saat ini, tercatat sudah tujuh kecamatan yang merampungkan agenda Musrenbang, yakni Bidukbiduk, Talisayan, Batu Putih, Tabalar, Biatan, Sambaliung, dan Teluk Bayur.

Masih terdapat enam kecamatan tersisa yang akan didatangi pemerintah, meliputi Kelay, Segah, Gunung Tabur, Tanjung Redeb, Pulau Derawan, dan Maratua.

Deded memastikan dirinya akan terlibat secara aktif di sisa jadwal kecamatan yang ada untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di seluruh Kabupaten Berau.

“Saya akan ikut di sisanya,” ucap Deded.

Mengakhiri klarifikasinya, Deded menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Bumi Batiwakkal atas keputusan pribadi yang harus ia ambil di tengah padatnya jadwal pemerintahan.

Ia juga menanggapi kritik publik dengan bijak, serta menganggap masukan masyarakat sebagai bentuk perhatian nyata terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Itu tidak masalah, asal disampaikan secara bertanggung jawab,” pungkasnya. (*)