TANJUNG REDEB – Setiap usaha besar seringkali berawal dari langkah kecil yang penuh keberanian. Hal ini dibuktikan oleh Sri Kumala Yanti, seorang ibu rumah tangga di Berau yang merintis bisnis fesyennya, Kumala Shop, hanya dari modal selusin daster.

Kisah perjalanannya dimulai pada Juni 2024 lalu. Dengan modal yang sangat terbatas, ia memberanikan diri untuk menjual 12 potong daster seharga Rp35.000 per potong melalui media sosial. Ia tidak menyangka, langkah pertamanya itu membuka jalan rezeki yang lebih besar.

“Karena modal minim, saya hanya menjual daster itupun secara online. Tapi ternyata ada jalannya dan jualan saya semakin bertambah sampai bisa membuka toko,” terang Sri Kumala saat ditemui beberapa waktu lalu.

Perlahan tapi pasti, dari keuntungan menjual daster, ia mulai menambah variasi barang dagangannya dengan hijab dan jenis pakaian wanita lainnya.

Tak butuh waktu lama, pada Oktober 2024, ia mengambil langkah besar dengan membuka toko fisik di Jalan Mangga 3, Tanjung Redeb.

Kini, Kumala Shop tidak hanya menjual daster, tetapi juga beragam pakaian, hijab, dan aksesoris wanita yang selalu mengikuti tren terkini dengan harga yang tetap terjangkau. 

Untuk memperluas pasar, Sri Kumala juga rajin mengikuti berbagai event seperti pasar malam hingga Berau Expo, di mana ia bisa meraup omzet jutaan rupiah.

Kesuksesan yang diraihnya tidak membuatnya lupa akan tantangan yang dihadapi rekan-rekan sesama pelaku usaha kecil. Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk menyediakan ruang bagi para UMKM potensial di Berau agar bisa terus berkembang.

“Saya berharap akan semakin banyak wadah untuk kami para UMKM berkembang, karena di Berau ini banyak sekali yang potensial tapi butuh tempat dan dukungan,” tutupnya. (Adv/aya)