BERAU TERKINI – Seekor orangutan bernama Jack ditemukan penuh luka di Kebun Kelapa Sawit di Kaltim, kini Jack dirawat oleh PPS Long Sam Berau.

Warga Kutim, Kaltim menemukan seekor orangutan yang terluka di salah satu perkebunan kelapa sawit pada November 2025 lalu.

Saat ditemukan, terdapat luka lecet pada bagian telapak tangan dan kaki Jack.

Warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada pihak BKSDA Kaltim untuk melakukan penyelamatan.

Pihak BKSDA Kaltim kemudian menyerahkan Jack, bayi orangutan yang berusia kurang dari satu tahun kepada PPS Long Sam, Berau, Kaltim.

“Jadi beberapa waktu lalu kita mendapatkan informasi dari masyarakat yang menemukan orang utan yang ada di pinggir kebun mereka,” ujar Kepala BKSDA Kaltim, M Ari Wibawanto.

“Kepada kami, kemudian kami segera tindak lanjuti dan kita ambil. Kemudian kita rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Long sam,” jelasnya.

Orangutan berusia kurang dari 1 tahun bernama Jack (Ist)
Orangutan berusia kurang dari 1 tahun bernama Jack (Ist)

Sementara itu, Direktur Conservation Action Network, Paulinus Kristanto mengatakan, pihaknya memberikan penanganan awal terhadap luka yang dialami Jack.

Setelah menunjukan kesembuhan, kini Jack dibawa ke fasilitas bermain atau playground di PPS Long Sam, Berau, Kaltim.

“Sekarang Jack sudah bisa dibawa ke playground untuk bermain. Dan dilakukan medical check up dan menunjukkan bahwa Jack juga sudah mulai tidak ditemukan adanya tanda-tanda kelainan pada Jack melalui medical check up darah,” ujar Paulinus Kristanto.

Meski sudah berada di dalam area playground bersama dua orangutan lainnya yakni Hannes dan Lukas tetapi Jack masih suka menyendiri.

Namun hal tersebut adalah hal normal bagi orangutan yang hidup di lingkungan baru.

“Jack memang sudah memasuki fase dimana bermain di playground bersama dua orang hutan lainnya, Jack masih terlihat berusaha untuk menyendiri,” katanya.

“Ini hal yang normal, tetapi bagi teman-teman animal keeper ini adalah pertanda baik dimana secara umum Jack mulai bisa menyesuaikan dan tidak lagi takut kepada manusia,” ucapnya.