BERAU TERKINI – Umat Konghucu di Kabupaten Berau merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dengan penuh kekhusyukan.

Berbeda dengan perayaan besar di kota-kota lain, suasana di Klenteng Tri Dharma Thien Te Kong di Jalan Kapten Tendean, Tanjung Redeb, terpantau cukup lengang dan tidak terlalu dipadati pengunjung.

Sejak pagi, umat yang datang tampak melaksanakan rangkaian ibadah secara bergantian dan langsung bergegas pulang setelah prosesi selesai.

Meski situasi cenderung sepi, pengamanan tetap diperketat dengan kehadiran sejumlah petugas Kepolisian dan Babinsa yang berjaga di sekitar area klenteng guna memastikan ibadah berjalan kondusif.

Kondisi klenteng yang tidak terlalu ramai ini disinyalir karena banyaknya warga yang memilih untuk pulang kampung memanfaatkan momentum libur panjang. 

Kendati demikian, antusiasme masyarakat diprediksi akan memuncak saat memasuki perayaan Cap Go Meh yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret mendatang.

Lily, salah satu umat yang hadir, menjelaskan, rangkaian ibadah sejatinya telah dimulai sejak seminggu sebelum Hari Raya Imlek.

Sebelum puncak perayaan hari ini, umat telah melaksanakan ibadah sehari sebelumnya, serta ritual Wefo yang dilakukan sepekan silam. 

Lily pun menyoroti perbedaan mencolok pada perayaan tahun ini, yakni kondisi bangunan tempat ibadah yang jauh lebih menawan.

“Tempatnya sudah berubah, klentengnya sudah direnovasi terus lebih cantik lagi,” ungkap Lily saat diwawancarai, Selasa (17/2/2026). 

Ia pun menyelipkan harapan mendalam di tahun baru ini, terutama mengenai pentingnya nikmat kesehatan. 

“Setelah sehat mungkin sukses itu, terus banyak rezeki, itu enggak mungkin enggak ada harapan yang itu,” tambahnya.

Senada dengan Lily, umat lainnya bernama Robin, memberikan makna filosofis pada tahun ini yang merupakan Shio Kuda Api. 

Ia berharap energi dari shio tersebut dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. 

“Ibaratnya kan kalau ada tahun kuda, misalnya, semangatnya itu harus seperti kuda gitu kan kencangnya, keberaniannya,” tutur Robin.

Melalui momentum Imlek ini, harapan akan kelancaran rezeki, kesehatan, hingga kebahagiaan menjadi doa kolektif yang dipanjatkan. 

Mereka berharap semangat Kuda Api dapat membawa keberanian dan akselerasi dalam setiap aspek kehidupan sepanjang tahun ke depan. (*)