BERAU TERKINI – Dua geng remaja Pasobis dan BM-27 di Balikpapan dibubarkan Polresta Balikpapan setelah terbukti terlibat dalam tawuran yang meresahkan masyarakat Balikpapan, Kaltim.

Kapolresta Balikpapan, Kombespol Jerrold H Y Kumontoy, menegaskan aparat akan langsung menindak tegas ketika geng tersebut masih berulah.

“Jangan sampai masa depan remaja ini rusak karena aksi tawuran,” kata Jerrold, dalam jumpa pers dikutip dari akun instagram resmi Polresta Balikpapan @polrestabalikpapan

Pembubaran kelompok itu secara resmi dideklarasikan di hadapan para orang tua yang menjemput anaknya yang ditahan sementara di Polresta Balikpapan.

Peran orang tua disebut sangat penting dalam memberikan pengawasan dan pembelajaran kepada anak di lingkungan keluarga.

“Kami mengajak kepada orang tua untuk mengawasi anaknya di rumah,” pintanya.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy dalam konferensi pers Polresta Balikpapan terkait pembubaran geng remaja penyebab tawuran. (Instagram/@polrestabalikpapan)
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy dalam konferensi pers Polresta Balikpapan terkait pembubaran geng remaja penyebab tawuran. (Instagram/@polrestabalikpapan)

Dalam aksi pengamanannya, polisi berhasil mengamankan sebilah pedang berjenis samurai yang dibawa oleh salah satu dari geng tersebut.

Barang bukti yang memperkuat indikasi perilaku negatif di lingkungan masyarakat Balikpapan.

Dari keterangan Jerrold, terdapat korban jiwa dari aksi tawuran tersebut. Dengan motif balas dendam di antara anggota salah satu geng.

“Akhirnya memutuskan untuk melakukan penyerangan dan pengeroyokan,” bebernya.

Dari peristiwa itu, diharapkan orang tua dan lingkungan sekolah dapat memberikan edukasi secara lebih intens dan mendampingi aktivitas di sosialnya.

“Rangkul dan berikan edukasi,” pesan dia lagi.

Peristiwa itu pun diselesaikan secara kekeluargaan atau restorative justice yang dimediasi oleh Polresta Balikpapan.

“Kalau ini terulang kembali, kami akan tindak tegas,” tegas Jerrold.