BERAU TERKINI – Hubungan Iran dan Amerika Serikat kian memanas, serangan ke Iran disebut tinggal menghitung hari.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat tak kunjung mereda. Hubungan antara kedua negara justru semakin panas.
Amerika Serikat dilaporkan akan menyerang Iran dalam waktu dekat.
Indikatornya, sejumlah armada tempur baik dari Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara telah diposisikan berada di sekitar Iran.

Di mana setidaknya ada 1 kapal induk dan 4 kapal jenis destroyer bersiaga di Laut Arabia.
Selain itu sejumlah armada Angkatan Laut juga disiagakan di Laut Merah dan Laut Mediterania.
Tak hanya itu, sejumlah pangkalan militer Amerika Serikta yang berada di Timur Tengah juga dikabarkan tengah meningkatkan kekuatan.
Dilansir laporan CNN Indonesia, pihak White House membenarkan soal rencana serangan ke Iran dalam pekan ini.
Namun waktu pasti penyerangan masih menunggu perintah dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Sejumlah sumber yang mengetahui rencana ini mengatakan kepada CNN bahwa Gedung Putih sudah diberikan informasi tentang hal ini, namun belum ada lampu hijau dari Presiden Donald Trump,” tulis laporan CNN Indonesia.

Relasi Iran dan Amerika Serikat mencapai titik terburuknya dalam beberapa tahun belakangan.
Amerika Serikat menyerukan terjadinya pergantian kepemimpinan di Iran yang menggantikan rezim pemerintahan Islam.
Sebaliknya, Iran bersiap menyerang sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah jika benar-benar menyerang Iran.
Kedua negara sempat melakukan perundingan soal nuklir di Oman beberapa waktu lalu.
Namun perundingan itu dilaporkan tak membuahkan hasil.
“Pada 6 Februari, kedua negara akhirnya melanjutkan kembali pembicaraan soal program nuklir di Oman. Negosiasi itu telah memasuki putaran kedua pada Selasa (17/2) lalu, namun masih belum menghasilkan kesepakatan apa pun,” lanjutnya.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Iran maupun Amerika Serikat negara soal hubungan kedua negara dan upaya mencegah terjadinya perang.
