BERAU TERKINI – Peningkatan kualitas dan standar produk dinilai menjadi faktor penting agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Salah satu aspek utama yang kini mendapat perhatian adalah keamanan pangan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Berau, Eva Yunita, menegaskan, keamanan pangan merupakan kunci bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas pasar.
Menurutnya, saat ini persaingan usaha tidak lagi hanya mengandalkan cita rasa atau tampilan produk, tetapi juga jaminan produk tersebut aman dan memenuhi standar yang berlaku.
“Persaingan bisnis sekarang tidak hanya soal rasa dan kemasan. Keamanan pangan menjadi syarat utama agar produk UMKM bisa diterima pasar dan mampu bersaing,” ujarnya.
Sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha, Diskoperindag telah melaksanakan Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) bagi para pelaku UMKM.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai standar pengolahan pangan yang aman, penerapan kebersihan dalam proses produksi, hingga pengetahuan dasar terkait perizinan produk pangan.
Eva menjelaskan, banyak pelaku UMKM di daerah sebenarnya memiliki produk dengan kualitas rasa yang baik, khususnya pada sektor olahan hasil pertanian dan perikanan.
Namun, sebagian masih menghadapi kendala dalam memahami standar keamanan pangan serta proses administrasi perizinan.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas produknya, sehingga dapat memenuhi standar yang dibutuhkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya keamanan pangan, Pemkab Berau optimistis produk UMKM lokal akan semakin berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. (*/Adv)
