BERAU TERKINI – Semangat kolaborasi dan kreativitas generasi muda akan menjadi sorotan utama dalam gelaran Karrap Fest 2025.

Festival yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau ini kembali hadir dengan konsep lebih segar dan lokasi baru di Amphiteater dan Taman Sanggam Tanjung Redeb.

Mengusung tema “Harmoni Budaya, Warisan dan Inovasi Masa Kini,” Karrap Fest edisi kedua yang dijadwalkan digelar pada 5 – 9 November ini dirancang sebagai ruang ekspresi lintas generasi.

Tak hanya menampilkan kekayaan budaya daerah, tetapi juga menjadi panggung bagi ide, karya, dan inovasi kreatif anak muda Berau.

Kegiatan Karrap Fest di Tepian Segah tahun 2024 lalu
Kegiatan Karrap Fest di Tepian Segah tahun 2024 lalu (Disbudpar Berau)

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan pihaknya ingin menjadikan festival ini sebagai wadah pertemuan antara pelestarian budaya dan semangat modernitas.

“Kami ingin generasi muda merasa punya ruang untuk menampilkan karyanya, baik yang berakar dari tradisi maupun yang lahir dari kreativitas baru. Budaya dan inovasi bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

Tahun ini, festival akan menghadirkan beragam pertunjukan seni lintas genre seperti tari kreasi, musik akustik, pantomim, b-boy, band lokal, hingga seni tradisional. Di sisi lain, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif muda juga mendapat ruang melalui tenant-tenant di area Taman Sanggam.

Ilyas Natsir menyebutkan, konsep Karrap Fest kali ini lebih menonjolkan partisipasi komunitas muda. Mereka tidak hanya menjadi pengisi acara, tetapi juga turut terlibat dalam perencanaan, produksi, hingga promosi kegiatan.

“Antusiasme generasi muda tahun lalu luar biasa. Tahun ini kami ingin memperkuat peran mereka, supaya Karrap Fest benar-benar menjadi milik masyarakat, terutama anak muda Berau,” jelasnya.

Meskipun durasinya lebih singkat dibanding tahun sebelumnya, semangatnya tetap samamenjadikan budaya sebagai bagian dari gaya hidup modern.

Pemerintah daerah pun mendorong enam subsektor ekonomi kreatif, seperti seni pertunjukan, musik, kriya, kuliner, fashion, dan desain produk, agar tumbuh lewat festival ini.

Lebih dari sekadar hiburan, Karrap Fest diharapkan menjadi laboratorium kreativitas tempat ide baru lahir dari pertemuan tradisi dan inovasi.

“Kami ingin festival ini jadi ruang tumbuh bersama, di mana anak muda bisa belajar, berjejaring, dan berkarya tanpa batas,” pungkasnya. (*)