TANJUNG REDEB – Petani di Kampung Sumber Mulya, Talisayan menerima bantuan alsintan berupa Corn Combine Harvester, panen jagung jadi lebih efisien.

Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau belum lama ini menerima satu unit corn combine harvester. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para petani dalam memanen jagung.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi melalui Pejabat Analis Sarana dan Prasarana Pertanian, Hermansyah mengatakan, penyaluran alat pertanian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya tanaman jagung, di wilayah pesisir Kabupaten Berau.

“Satu unit corn combine harvester telah kami berikan kepada para petani disana, dan kegunaannya untuk memudahkan panen jagung, di mana nantinya jagung-jagung tersebut langsung jadi jagung pipil. Dan kami harapkan produksi jagung bisa meningkat disana,” imbuhnya saat dihubungi Berauterkini.co.id, Kamis (28/8/2025).

Lebih lanjut, Hermansyah menerangkan bahwa alat corn combine harvester merupakan mesin panen modern yang dirancang khusus untuk memanen jagung secara otomatis. Alat ini mampu melakukan tiga proses penting dalam satu waktu, yakni memanen, merontokkan, dan membersihkan biji jagung langsung di lahan pertanian.

Dengan begitu, ia bilang, respon masyarakat sangat senang karena alat panen jagung tersebut merupakan usulan mereka yang sdh lama ditunggu.

Pasalnya, dengan adanya corn combine harvester para petani dapat melakukan efisiensi waktu dan tenaga dibandingkan dengan metode panen manual yang memakan waktu dan membutuhkan banyak tenaga kerja.

“Meskipun harga alat ini tergolong tinggi, tapi dalam jangka panjang mampu mengurangi biaya operasional dan tenaga kerja,” kata dia

Hermansyah menambahkan, pemberian alat ini juga sekaligus menjadi bagian dari program modernisasi pertanian yang dicanangkan DTPHP Berau, agar petani mulai beralih dari cara-cara tradisional ke pertanian berbasis mekanisasi.

Dia mengatakan bahwa di tahun ini, DTPHP Berau, akan membagikan sebanyak 178 unit alat pertanian jenis yang berbeda-beda kepada para petani lokal yang ada di seluruh wilayah Bumi Batiwakkal.

DTPHP Berau serahkan bantuan alsintan corn combine harvester ke petani Kampung Sumber Mulya, Talisayan
DTPHP Berau serahkan bantuan alsintan corn combine harvester ke petani Kampung Sumber Mulya, Talisayan (Dok. DTPHP Berau)

Sementara itu, Kepala DTPHP Berau Junaidi menuturkan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan bantuan alat pertanian, tetapi juga menerapkan berbagai strategi agar produksi jagung di wilayah Berau, khususnya Kecamatan Talisayan, terus meningkat secara berkelanjutan.

Antara lain yaitu, dengan menyediakan sarana dan prasarana pertanian. Selain corn combine harvester, petani juga difasilitasi dengan bantuan pupuk, benih unggul, dan alat pertanian lainnya secara bertahap.

Kemudian, pendampingan dan pelatihan petani. Ia bilang, melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL), petani rutin diberikan edukasi terkait teknik budidaya jagung yang baik dan benar, termasuk penggunaan varietas unggul dan pengelolaan hama terpadu.

“Kami juga memfasilitasi kerjasama antara kelompok tani dengan pelaku industri pakan ternak maupun pengolahan jagung, agar hasil panen terserap dengan baik dan bernilai ekonomi lebih tinggi,” kata Junaidi.

Dengan serangkaian langkah tersebut, Junaidi berharap produksi jagung di Kampung Sumber Mulya dan wilayah lainnya di Kabupaten Berau dapat mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

“Jagung adalah salah satu komoditas strategis, dan unggulan karena merupakan bahan baku pakan ternak. Kami ingin menjadikan Berau sebagai salah satu sentra produksi jagung yang unggul di Kaltim,” tandasnya.