BERAU TERKINI – SPPG Karang Ambun sempat berhenti beroperasi menyiapkan menu MBG menjadi salah satu peristiwa terpenting di bulan Oktober 2025.
Operasional SPPG Karang Ambun sempat terhenti sehingga penyaluran MBG ke sekolah ikut terhenti.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG mulai berjalan di Berau sejak September 2025.
Sejumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG mulai didirikan dan beroperasi di Berau.
Salah satu SPPG yang beroperasi adalah SPPG Karang Ambun di Tanjung Redeb, Berau.
Namun pada Selasa (7/10/2025) lalu, terlihat tidak ada aktivitas memasak dan menyiapkan menu makan bergizi gratis atau MBG di SPPG Karang Ambun.
Para pekerja di SPPG Karang Ambun justru terlihat tengah melakukan bersih-bersih di area dapur dan lingkungan sekitar.
Salah seorang pekerja di SPPG Karang Ambun membenarkan bahwa layanan memasak menu MBG tidak beroperasi pada hari ini.
Hal tersebut dikarenakan ahli gizi yang bertugas telah mengundurkan diri, sehingga operasional sementara waktu dihentikan.
“Iya, hari ini kami tidak produksi, jadi kami manfaatkan waktu untuk membersihkan seluruh area,” ujarnya.

Pihak Pemkab Berau pun membenarkan alasan SPPG Karang Ambun tak beroperasi karena ahli gizi yang mengundurkan diri.
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses wawancara untuk mencari pengganti ahli gizi yang akan ditempatkan di SPPG Karang Ambun.
Menurutnya dalam waktu satu pekan ke depan operasional SPPG Karang Ambun diharapkan sudah kembali normal.
“Sedang dilakukan wawancara terhadap calon ahli gizi untuk penempatan di SPPG Karang Ambun. Diperkirakan seminggu lagi sudah kembali normal,” kata Rakhmadi Pasarakan.
Dia menjelaskan, selama proses pengisian posisi tersebut, belum ada pengalihan layanan Menu Beragam Bergizi (MBG) dari SPPG Karang Ambun ke SPPG lainnya.
“Belum ada pengalihan MBG dari SPPG Karang Ambun. Kami upayakan agar layanan bisa segera berjalan kembali tanpa harus memindahkan penerima,” jelasnya.
Sekda Berau Muhammad Said, turut berkomentar soal operasional SPPG Karang Ambun.
Saat itu dia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan rapat koordinasi guna membahas persoalan tersebut.
“Jadi ini akan kita bahas, di Kabupaten Berau ini kan ada Satgasnya ini nanti yang akan menangani persoalan-persoalan seperti ini, biasanya kita lakukan rapat koordinasi,” kata Muhammad Said.
Ia menegaskan, rapat tersebut akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan dari BGN dan pengelola SPPG yang ada di lapangan.
“Rapat koordinasinya akan melibatkan perwakilan dari BGN serta pengelola yang ada di sini,” ujarnya.
“Termasuk juga persoalan suplai makanan ke sekolah-sekolah, apakah nantinya akan tetap disuplai dari SPPG Karang Ambun atau ada penyesuaian, itu akan dibahas dalam rapat koordinasi,” tutupnya.

Setelah lebih dari sepekan tak beroperasi, operasional SPPG Karang Ambun akhirnya kembali berjalan.
Menurut Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan, SPPG Karang Ambun sudah kembali beroperasi sejak 20 Oktober lalu.
Dia mengatakan operasional SPPG Karang Ambun dalam memproduksi menu makan bergizi gratis atau MBG berjalan seperti biasa.
“Sudah beroperasi kembali 20 Oktober yang lalu,” ujar Rakhmadi Pasarakan.
Rakhmadi Pasarakan menyebut, SPPG Karang Ambun kini sudah memiliki ahli gizi yang baru yang menggantikan ahli gizi sebelumnya yang mengundurkan diri.
Dia juga menjelaskan SPPG Karang Ambun kini sudah mengantongi sertifikat laik higienis sanitasi atau SLHS. “Sudah, SLHS sudah juga,” jelasnya.
