BERAU TERKINI – Sektor kakao atau cokelat di Kabupaten Berau kian menunjukkan potensi besar di pasar global. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyebut kualitas kakao Berau saat ini termasuk yang terbaik di Indonesia dan telah berhasil menembus pasar internasional.

Ia mengungkapkan, ekspor kakao dari Berau telah mencapai 10-15 ton ke Prancis.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan cokelat ternama dunia untuk memperluas pasar ekspor.

“Kita sudah melakukan MoU dengan perusahaan di Prancis dan siap memenuhi permintaan hingga 50 ton per tahun,” ujarnya dalam sambutan halal bi halal Dekranasda Berau, Jumat (3/4/2026).

Permintaan tidak hanya datang dari Prancis. Negara lain seperti Jepang bahkan mengajukan kebutuhan dalam jumlah yang jauh lebih besar, yakni mencapai 500 ton per tahun.

Sementara itu, Swiss juga turut membuka peluang dengan permintaan sekitar 50 ton per tahun.

Menurutnya, tingginya minat pasar internasional terhadap kakao Berau menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak, khususnya petani lokal.

“Ini peluang besar untuk kita. Tapi semua kembali pada kesiapan kita dalam memenuhi permintaan tersebut,” tegasnya.

Meski peluang terbuka lebar, ia mengingatkan, keberhasilan memanfaatkan pasar global tidak bisa dilakukan secara instan.

Dibutuhkan keseriusan, konsistensi, serta peningkatan kualitas produksi dari para pelaku usaha di sektor kakao.

“Kalau kita serius dan gigih, saya yakin ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Kita juga tidak perlu khawatir menghadapi transisi ekonomi ke depan,” pungkasnya. (*)