BERAU TERKINI – Damkar Berau ingatkan pelaku usaha memiliki sistem penanganan darurat.
Sebuah kafe di Jalan Pulau Derawan, Tanjung Redeb, Berau nyaris dilalap si jago merah pada Minggu (29/3/2026) siang.
Beruntung, api yang sempat berkobar di area dapur berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum membesar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan, sumber api berasal dari bagian dapur kafe.
Kepanikan berhasil dihindari setelah karyawan sigap mengambil tindakan awal.
“Melihat api muncul, karyawan langsung melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),” ujarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh api dari kompor yang kemungkinan dipengaruhi beberapa faktor, seperti kelalaian karyawan, kerusakan peralatan, hingga fungsi alat penghisap udara di dapur yang tidak optimal.
Akibat kejadian tersebut, dua peralatan dapur dilaporkan terbakar dan sebagian dinding mengalami penghitaman.
Meski begitu, tingkat kebakaran tergolong kecil dan tidak menimbulkan kerusakan besar.
“Kerusakan tidak signifikan, namun ada satu orang yang dilaporkan mengalami luka bakar,” tambahnya.
Nofian menegaskan, respons cepat dari pihak kafe menjadi kunci utama mencegah api meluas.
Ia menilai kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi situasi darurat patut diapresiasi.
“Kalau panik dan hanya menunggu Damkar datang, api bisa sudah membesar. Tapi ini mereka punya respons tim mandiri yang baik,” jelasnya.
Ia pun mengimbau para pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Pelatihan penanganan awal kebakaran bagi karyawan dinilai sangat penting, termasuk penyediaan alat pemadam yang memadai.
“Harapannya, semua pelaku usaha bisa melatih karyawannya dan melengkapi alat pemadam, baik APAR maupun alat pemadam skala besar, agar kejadian seperti ini bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.

