BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud membeberkan potensi batubara di Kutai Timur, Berau dan Mahakam Ulu yang masih berpotensi untuk dieksploitasi.
Eksplorasi tersebut dimaksudkan untuk menopang kebutuhan energi batubara di Indonesia.
Saat ini angka pemenuhan kebutuhan batubara nasional dari Kaltim mencapai 60 persen.
Dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke 26 di Hotel Claro Makassar, Rudy Mas’ud menyebut bila masih banyak lahan yang belum terjamah.
Seperti Kutai Timur dengan luasan kawasan mencapai 36 ribu kilometer persegi, tersimpan banyak batubara yang dia sebut sebagai harta karun.
“Yang saya sebut harta karun itu, batubara,” kata Rudy Mas’ud dalam video Reels Instagram Sulawesi Pos.

Tak hanya Kutim, sebab Berau disebut memiliki potensi yang sama dengan luas wilayahnya setara Jawa Barat yang mencapai 70 ribu kilometer persegi.
Pun demikian dengan Mahakam Ulu atau Mahulu yang dia sebut sebagai masa depan Kaltim karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Brunei Darussalam.
“Mahulu ini futurenya Kaltim,” sebutnya.
Rudy Mas’ud juga nampak menolak tawaran Kementan RI Amran Sulaiman soal pengembangan sektor usaha kelapa dalam.
Menurut dia, bisnis kelapa dalam masih kalah menjanjikan dengan kelapa genjah.
Yang mana produksi kelapa genjah sudah dapat menghasilkan dalam jangka waktu yang relatif singkat.
“Kalau kelapa genjah itu hasilnya tidak kalah dengan kelapa dalam, 3-4 bulan sudah kasih hasil,” terangnya.

