BERAU TERKINI – Presiden Barcelona Joan Laporta berang dengan jadwal pertandingan pesahabatan FIFA yang membuat pemain penting klub cedera.
Seperti yang dialami penyerang penting Barcelona, Rapinha.
Harus mengalami cedera otot paha serius yang mengharuskannya absen selama satu bulan lebih.
Rapinha cedera saat bermain untuk Brasil melawan Prancis dalam jeda internasional beberapa waktu lalu.
Tentu kondisi ini merugikan klub-klub besar eropa yang pemainnya harus merumput membela negara masing-masing.
Dalam laporan Mon Esport, Joan Laporta sangat jengkel dengan keputusan FIFA itu.
Sebab Barcelona sedang memiliki pekerjaan rumah besar jelang akhir musim tahun ini.
“Tentu saja ini menjengkelkan,” kata Joan Laporta.

Tak ada standar untuk tensi permainan bergengsi, membuat apapun bisa terjadi di lapangan.
Seperti tekel keras yang membuat pemain cedera.
Belum lagi perintah bermain satu babak penuh yang ditentukan oleh pelatih.
Membuat pemain kehabisan tenaga.
Bakhan mengakibatkan cedera pemain kambuh karena faktor kelelahan.
“Kami tidak bisa menyalahkan pemain, karena mereka bermain untuk membela negaranya,” ucap Joan Laporta.
Jadwal FIFA justru padat saat menjelang akhir musim ini.
Menjadikan setiap klub yang dibela pemain harus bertaruh dengan sisa kekuatannya.
“Setiap klub memiliki masalah yang sama, kehilangan pemain kunci karena harus ikut jadwal FIFA,” tutup Joan Laporta.

