BERAU TERKINI – Panitia usul ikan dalam acara Manutung Jukut bisa dialihkan ke program lain jika acara festival bakar ikan itu resmi ditunda.
Kepastian mengenai pelaksanaan Manutung Jukut belum final. Plt Kepala Diskan Berau, Jaka Siswanta melalui Ketua Panitia Manutung Jukut, Dewi Rosita, menjelaskan bahwa kegiatan Manutung Jukut tidak termasuk dalam kegiatan yang direkomendasikan.
Pihaknya menilai, bila acara Manutung Jukut tetap dipaksakan maka berpotensi menimbulkan gesekan di masyarakat. Menurut Dewi Rosita, pihaknya mengusulkan agar ikan yang sudah dipesan untuk acara Manutung Jukut bisa dialihkan kepada program lain.
Program tersebut bisa berupa penanganan stunting hingga makan bergizi gratis atau MBG, sehingga pesan gerakan memasyarakatkan makan ikan tetap berjalan.
“Karena itu, dalam rapat internal kami mengusulkan agar Manutung Jukut dibatalkan dan dialihkan ke bentuk kegiatan lain. Apalagi saat ini sudah ada proses pengadaan ikan, jadi diarahkan untuk kegiatan yang tujuannya sama, yakni gerakan memasyarakatkan makan ikan,” terangnya pada Berauterkini.co.id, Rabu (3/9/2025).
“Opsi yang kami usulkan adalah kegiatan dengan tujuan yang sama, yakni gerakan memasyarakatkan makan ikan, namun dikombinasikan dengan program lain seperti penanganan kerentanan pangan, pencegahan stunting, atau kegiatan MBG,” lanjutnya.
Dewi menambahkan, kontrak pengadaan ikan berlaku hingga 20 September dengan jumlah sekitar 500 kilogram. Jika acara Manutung Jukut ditunda atau bahkan dibatalkan, maka kontrak tersebut akan dihentikan dengan tetap membayar progres pengadaan yang sudah berjalan.
Meski begitu, Dewi Rosita menyebut usulan itu belum final, begitu juga dengan pelaksanaan Manutung Jukut. Dia mengatakan keputusan akhir soal pelaksanaan Manutung Jukut masih menunggu arahan pimpinan.
“Ini belum final, hasil rapat internal masih akan kami bawa ke pimpinan untuk mendapat arahan lebih lanjut. Kalaupun belum bisa terlaksana tahun ini, semoga tahun depan bisa lebih siap dan meriah,” pungkasnya. (*)
