BERAU TERKINI – Pembangunan jembatan Nibung di Kutai Timur, Kaltim mempermudah akses menuju destinasi wisata Berau.

Pemprov Kaltim telah resmi menyelesaikan pembangunan Jembatan Sei Nibung di Kutim, Kaltim.

Jembatan ini menghubungkan Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun dengan Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, Kutim.

Pembangunan jembatan ini bermula dari kunjungan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke daerah Kaubun dan melihat akses warga terbatas untuk menyeberang sungai.

Pembangunan Jembatan Sei Nibung di Kutim, Kaltim (Ist)
Pembangunan Jembatan Sei Nibung di Kutim, Kaltim (Ist)

Di mana saat itu warga harus mengandalkan penyeberangan feri yang membuat waktu tempuh lebih lama.

Berangkat dari sana, Rudy Mas’ud berinisiatif kembali melanjutkan pembangunan Jembatan Sei Nibung yang sudah direncanakan sejak 2014 lalu.

“Alhamdulillah, di bulan penuh berkah Ramadan kita akan resmikan Jembatan Nibung di Kutai Timur hari ini,” kata Rudy Mas’ud dikutip dari laman resmi Instagram Pemprov Kaltim.

“Kami sangat senang, karena baru setahun kami menjabat, Jembatan Nibung akhirnya bisa kita selesaikan. Kalau saya tidak keras, mungkin belum tentu selesai juga jembatan ini,” tambahnya.

Kehadiran Jembatan Nibung tak hanya mempermudah akses warga Kutim. Jembatan ini juga mempermudah akses menuju destinasi wisata Berau, Kaltim.

(Ilustrasi) Kondisi jalanan di Kecamatan Bidukbiduk dinilai masih minim penerangan.
(Ilustrasi) Kondisi jalanan di Kecamatan Bidukbiduk dinilai masih minim penerangan.

Diketahui dengan melewati jalur Sangkulirang, maka warga tak perlu melewati rute Wahau untuk menuju Berau, Kaltim.

Dengan keberadaan Jembatan Nibung maka akses menuju destinasi wisata seperti Talisayan, hingga Biduk-biduk dari Kutim menjadi lebih cepat.

Selain itu Jembatan Nibung juga mampu membuat ekonomi lebih efisien, sebab dengan adanya Jembatan Nibung maka waktu perjalanan bisa lebih cepat hingga 4 jam dan memotong jarak lebih dari 140 kilometer.