BERAU TERKINI – Pemerintah terus memantau percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan rehabilitasi infrastruktur dan jalur logistik menjadi prioritas utama saat ini.
Hal tersebut disampaikan Teddy usai menggelar rapat koordinasi bersama satuan tugas penanganan bencana di Jakarta pada Rabu (11/02/2026). Presiden ingin memastikan aktivitas ekonomi warga kembali normal sebelum bulan puasa tiba.
Teddy menyebut Kepala Negara meminta jajarannya rutin melaporkan perkembangan terkini kepada publik secara transparan.
“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Ribuan Rumah dan Jembatan Rampung
Pemerintah mencatat capaian signifikan dalam dua bulan masa tanggap darurat dan pemulihan. Sebanyak 5.500 unit rumah hunian tetap telah selesai dibangun untuk para korban bencana.
Sektor infrastruktur publik juga menunjukkan progres positif dengan selesainya perbaikan 98 unit jembatan vital. Akses transportasi antarwilayah kini kembali terbuka setelah 99 ruas jalan nasional yang sempat terputus sudah bisa dilalui kendaraan.
Baca juga berita menarik lainnya di Harian Cimahi.
Pulihnya akses jalan dan jembatan ini sangat krusial untuk menjaga rantai pasok barang. Kelancaran distribusi logistik diperlukan guna menjamin ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di pasar jelang hari raya.
Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Selain fisik bangunan, pemulihan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga dikebut. Ratusan puskesmas dan puluhan rumah sakit yang sempat rusak kini telah beroperasi penuh melayani pasien.
Teddy menambahkan bahwa fasilitas pendidikan juga sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Hampir seluruh sekolah di wilayah terdampak dilaporkan telah pulih seratus persen.
Percepatan ini dinilai sebagai hasil kolaborasi solid antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, hingga relawan di lapangan. Teddy optimistis target pemulihan menyeluruh dapat segera tercapai.
“Ke depan, kemajuan akan terus kita capai secepat mungkin,” pungkasnya.
