BERAU TERKINI – Semakin mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, banyak warga Kabupaten Berau yang mulai memburu pakaian untuk kebutuhan lebaran.
Beberapa toko di Tanjung Redeb terlihat sudah mulai dipadati pengunjung.
Salah satunya toko Nusantara Indah yang terletak di Jalan Pembangunan 1 Tanjung Redeb.
Toko yang menyediakan berbagai macam pilihan pakaian, mulai anak-anak hingga orang dewasa ini, terlihat tidak pernah sepi pengunjung mulai pagi hingga malam hari.
Pakaian yang disediakan pun beragam model dan kain, sehingga pembeli tidak perlu bingung jika berbelanja.
Supervisi Toko Nusantara Indah, Sari, mengatakan, toko sudah mulai ramai didatangi pengunjung yang tidak ingin kehabisan stok pada awal puasa.

Puncak ramainya pembeli menurut Sari terjadi pada 14 hingga 7 hari sebelum lebaran.
Perempuan yang sudah bekerja selama 8 tahun di toko ini menjelaskan, model pakaian yang sedang ramai saat ini berbeda dengan tahun lalu yang lebih didominasi polos tanpa corak.
Untuk tahun ini, model bercorak yang lebih disukai pembeli, khususnya bagi perempuan.
Model full corak memberikan kesan lebih berani dengan bahan katun bordir dan jaguar dilapisi outer brukat dan organza menjadi favorit tahun ini.
“Kalau yang tahun lalu lebih yang kayak polos, kalau ini ada juga kami polos, tapi tergantung selera masing-masing, tapi kalau untuk tahun ini yang betul-betul full corak,” ungkapnya kepada Berauterkini, Rabu (11/3/2026).
Untuk pemilihan warna, yang banyak diminati adalah warna yang memberikan kesan lembut seperti tahun lalu, yaitu burgundy dan mahogany.
Menurutnya, pakaian dengan full corak cenderung lebih mahal, namun pembeli tetap antusias dikarenakan sedang ramai.
“Kebanyakan yang full corak yang mengikuti tren tahun ini,” singkatnya.
Dia menambahkan, Toko Nusantara Indah juga menerima pembelian secara daring.
Namun, selama Ramadan lebih lambat responnya karena mengutamakan yang datang ke toko langsung.
Pakaian yang dijual pun mengimpor dari luar negeri, seperti Tiongkok dan Bangkok, namun pakaian lokal juga tetap ada.
“Lokal Indo ada juga tapi yang kebanyakan hampir 70 persen Cina-Bangkok,” katanya.
Pembeli yang antusias membuat toko menambah stok sebanyak 20 persen dari mulai awal puasa.
Harga yang ditawarkan juga cenderung stabil dan tidak ada kenaikan harga menjelang lebaran.
Toko tersebut juga menyediakan diskon dan promosi setiap tahun serta mengadakan pemberian hadiah untuk belanja terbanyak.
“Nah, untuk omsetnya enggak bisa diingat ya dalam satu hari. Tapi Alhamdulillah 5-10 persen lah ada,” ujarnya. (*)
