BERAU TERKINI — Keluhan mengenai kualitas layanan Wireless Fidelity (WiFi) gratis di ruang publik kembali mencuat.

Pengguna, terutama para pekerja daring seperti pengemudi ojek online yang mengandalkan koneksi ini untuk mencari nafkah, mengeluhkan jaringan yang seringkali lambat bahkan tidak dapat diakses.

Menanggapi keluhan para pengguna ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, angkat bicara.

Didi menyebut, kondisi buruknya jaringan tersebut sebagai hal yang “normal” ketika suplai daya listrik tidak maksimal. 

Ia menunjuk pemadaman listrik secara tiba-tiba sebagai penyebab utama terganggunya suplai jaringan ke router WiFi gratis.

“Karena daya saja, makanya jaringan trouble,” kata Didi, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan, setiap kali terjadi kerusakan jaringan, Diskominfo segera berkoordinasi dengan mitra kerjanya, PT Telkom Indonesia. 

Secara teknis, penanganan dan perbaikan setiap kerusakan akan langsung ditangani oleh petugas yang diterjunkan oleh pihak Telkom.

“Kalau berlangsung lama dan tidak bisa digunakan, pasti kami terjunkan petugas dari Telkom,” bebernya.

Terkait keluhan jaringan yang lelet, Didi juga menilai kondisi tersebut wajar, terutama saat banyak pengguna mengakses satu jaringan secara bersamaan. 

Situasi ini diperparah jika para pengguna tersebut menggunakan jaringan untuk aktivitas berat, seperti menonton video atau bermain game online.

“Kalau dipakai untuk nunggu orderan, bagus saja jaringannya,” ucapnya.

Meski demikian, Didi menegaskan, keluhan masyarakat harus menjadi evaluasi penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tapi ini tetap jadi evaluasi bagi kami,” tuturnya.

Sebagai respons terhadap keluhan ini, Diskominfo telah memiliki rencana proyeksi ke depan untuk meningkatkan kualitas layanan. 

Rencananya, Diskominfo akan meningkatkan nilai bandwidth di setiap titik router WiFi gratis.

Saat ini, kecepatan di setiap titik hanya sekitar 5 Mbps. Angka ini akan dinaikkan hingga 10 Mbps untuk memastikan jaringan yang lebih stabil dan cepat.

Diketahui, hingga akhir tahun ini, Diskominfo menargetkan pemasangan sebanyak 1.500 titik WiFi gratis yang tersebar di 13 kecamatan di Berau.

“Target itu sampai akhir tahun ini,” pungkas Didi. (*)