BERAU TERKINI – Menikmati keindahan Pulau Kaniungan di musim liburan ternyata memerlukan strategi matang, terutama dalam hal akomodasi.

Sebagai salah satu destinasi primadona di Kecamatan Bidukbiduk, keberadaan resort menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang mendambakan kenyamanan.

Namun, lonjakan pengunjung yang ekstrem sering kali membuat ketersediaan kamar menipis dalam sekejap.

Sehingga, perencanaan jauh-jauh hari menjadi kunci mutlak agar liburan tidak berakhir dengan kekecewaan.

Pemilik Panorama Kaniungan Resort, Aidil Anugrah, membagikan pengalamannya dalam menghadapi siklus membludaknya peminat saat momentum Lebaran, Tahun Baru, dan hari besar lainnya.

Ia sangat menyarankan para pelancong untuk melakukan pemesanan setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan. 

Meskipun pemesanan mendadak secara teknis tetap dimungkinkan, risiko kehabisan tempat sangatlah tinggi mengingat tingginya animo masyarakat. 

“Kalau misalnya seminggu atau apalagi 3 hari sebelumnya itu sudah enggak dapat pasti,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan bahwa seluruh unit penginapan tengah berada pada titik jenuh operasional. 

Dari total 22 kamar yang dimiliki Panorama Kaniungan Resort, sebanyak 18 kamar yang disewakan telah terisi penuh tanpa sisa. 

Fenomena okupansi seratus persen ini bahkan sudah terjadi sejak tiga hari sebelum Idulfitri dan diprediksi akan terus berlanjut hingga memasuki bulan April mendatang.

“Dari 3 hari sebelum lebaran sampai tanggal 1 April itu sudah penuh. Itu pun masih lanjut nanti,” ungkap Aidil.

Terkait kebijakan harga, Aidil mengakui adanya penyesuaian tarif pada momen-momen puncak kunjungan, meski hal tersebut tidak berlaku di setiap musim liburan.

Kenaikan harga sewa yang diterapkan pun diklaim masih dalam batas kewajaran dan terjangkau bagi berbagai kalangan wisatawan. 

Sebagai gambaran, tarif yang biasanya berada di angka Rp500.000 mengalami penyesuaian menjadi Rp600.000 per malam.

Sebaliknya, saat memasuki masa low season atau hari biasa, pengelola justru kerap memberikan diskon khusus bagi para tamu.

“Paling naiknya berapa persen. Kalau hari-hari biasa, low season itu biasanya ada diskon,” tambahnya.

Meskipun permintaan sedang sangat tinggi, pihak resort tetap memberlakukan aturan yang fleksibel mengenai durasi menginap. 

Tidak ada batasan minimal atau maksimal hari bagi wisatawan untuk menyewa kamar, sehingga mereka bebas menentukan lama kunjungan tanpa harus dipaksa bergantian secara cepat dengan tamu lain. 

Kendati demikian, standar kapasitas tetap dijaga ketat demi kenyamanan, di mana satu kamar diperuntukkan bagi dua orang dengan opsi penambahan kasur jika diperlukan.

Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik tetap menjadi prioritas meskipun beban operasional meningkat tajam di musim ramai. 

Dengan pengelolaan yang teratur, diharapkan setiap wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kaniungan tetap mendapatkan pengalaman menginap yang berkesan di tengah padatnya arus pariwisata Berau. (*)