BERAU TERKINI – Kemunculan Paus Orca di perairan Kecamatan Maratua menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk DPRD Berau.

Keberadaan satwa laut langka tersebut dinilai sebagai fenomena alam yang berpotensi menjadi daya tarik wisata baru di Bumi Batiwakkal.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengimbau, masyarakat maupun wisatawan agar tidak melakukan interaksi berlebihan dengan Paus Orca yang terlihat di perairan Maratua.

Menurutnya, satwa tersebut harus tetap dibiarkan berada di habitat alaminya tanpa gangguan.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.

Dirinya berpendapat, aktivitas yang terlalu dekat, mengejar menggunakan perahu, ataupun mencoba berinteraksi langsung, berpotensi membuat paus tersebut stres dan menjauh dari kawasan tersebut.

“Ini satwa liar yang dilindungi. Kalau terlalu banyak didekati atau dikejar khawatir bisa mengganggu perilaku alaminya,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Ia menilai, jika keberadaan Paus Orca dapat dijaga dengan baik, fenomena tersebut justru dapat menjadi magnet wisata bahari baru di Kabupaten Berau, khususnya di kawasan Kepulauan Derawan, yang selama ini dikenal dengan kekayaan biota lautnya.

Namun, ia menekankan, pengembangan potensi wisata tersebut harus tetap mengedepankan prinsip konservasi dan perlindungan satwa.

“Kalau dijaga dengan baik, ini bisa menjadi daya tarik wisata yang luar biasa bagi Berau. Tapi prinsipnya tetap konservasi,” pungkasnya. (*/Adv)