BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim periode 2019/2024 Isran Noor, menepis kabar yang menyebut dirinya menyiapkan anggaran senilai Rp2 miliar untuk menyewa helikopter.
Anggaran yang disisihkan saat era-nya sebagai gubernur Kaltim untuk mengantarkan dirinya ke pelosok.
Tuduhan itu dilayangkan salah satu anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Kaltim, Sudarno.
Tuduhan yang diberikan kepada Isran Noor dalam polemik pengadaan mobil mewah Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar.
Saat menyamapaikan pernyataannya di siaran langsung Kompas TV, ia menyebut bila Kaltim sudah melakukan efisiensi.
Sebab sudah menghapuskan anggaran senilai Rp2 miliar per bulan selama setahun, untuk kunjungan pemerintah menggunakan helikopter pada APBD 2026 ini.
Pernyataan itu lantas mencuri perhatian Isran Noor.

Dia menegaskan bila pernyataan itu bohong.
“Tidak ada itu, bohong,” tegas Isran Noor, dalam unggahan istagram @selasarmedia.
Dia menjelaskan, kondisi berbeda ketika bencana terjadi.
Pemerintah dimungkinkan untuk menyewa helikopter untuk menjangkau kawasan yang terisolir.
Sementara bila kebutuhan untuk perjalanan dinas, dia menegaskan hal itu tak ada.
“Kalau itu kondisinya darurat,” ucapnya.
Di akhir menegaskan bila pernyataan itu mengada-ngada.
Dia menyatakan pernyataan itu keliru untuk disampaikan ke muka publik.
“B*ng*l pada kelom,” tegas Isran menepis pernyataan Sudarno.
